Wakil Walikota Padang: QRIS Jawaban dari Tantangan Zaman

Wakil Walikota Padang QRIS Jawaban dari Tantangan Zaman Wakil Walikota Padang, Hendri Septa tengah berbelanja di Pasar Raya Padang dengan menggunakan aplikasi QRIS, Kamis, (12/12/2019) (Foto: Covesia/Laila Marni)

Covesia.com - Wakil Walikota Padang, Hendri Septa mengatakan untuk memajukan kota Padang masyarakat hendaknya menerima perubahan. Salah satunya menerima Inovasi dalam transaksi pembayaran di Kota Padang yang di kenal dengan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

QRIS yang dilaunching di Pasar Raya hari ini adalah suatu bentuk upaya pemerintah memajukan kota Padang.

"Dengan adanya sistem QRIS ini pemerintah bisa tahu berapa perputaran uang pada tiap harinya," ungkap Hendri kepada awak media, Kamis (12/12/2019).

Adanya sistem ini akan memudahkan semua pihak tidak hanya pemerintahan tapi juga masyarakat.

"Uang juga akan terpelihara karena tidak lagi berbentuk kertas tapi dengan digitalisasi," ujarnya.

Ia mengajak masyarkat kota Padang untuk menerima  inovasi ini. "Jika tidak diterima kita akan ditinggalkan," ungkapnya.

Dalam sambutannya Hendri juga mengatakan akan memaksimalkan pemakaian QRIS pada Perindo night market. Berkali-kali ia tegaskan bahwa ini bukan hal yang perlu ditakutkan.

"Ini tantangan buat kita, juga inovasi," ujarnya. "Kita sekarang sosialisasi tidak langsung prosesnya bisa lama dan cepat tergantung kemauan kita. Soft launching hari ini penggunaannya nanti di Januari 2020."

Pada soft Launching itu juga, Hendri didampingi kepala perwakilan Bank Indonesia, Wahyu Purnama meninjau langsung beberapa pedagang yang telah menggunakan QRIS. Bahkan Hendri langsung mempraktekkan berbelanja bahan pangan sejumlah Rp 150 ribu dengan menggunakan QRIS di pasar raya.

QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran di Indonesia yang dikembangkan oleh BI dan Asosiasi Pembayaran Indonesia.

Kontributor: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga