Gugatan Batas Usia Calon Kepala Daerah Ditolak MK, Faldo Maldini: Pertarungan Belum Selesai

Gugatan Batas Usia Calon Kepala Daerah Ditolak MK Faldo Maldini Pertarungan Belum Selesai Ketua DPW PSI Sumatra Barat, Faldo Maldini. Foto: Dok. Pribadi

Covesia.com - Permohonan Faldo Maldini dan kawan-kawan terkait batas usia kepala daerah dalam pasal 7 ayat 2 huruf e Undang-Undang No. 10 tahun 2019 mengenai Pemilihan Kepala Daerah ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Dia pun menyatakan apa-apa yang sudah dilakukan pihaknya dalam langkah politik "Sumangaik Baru" akan terus berlanjut.

Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan Nomor Perkara 58/PUU-XVII/2019 tentang Permohonan Pengujian Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, pada sidang pembacaan putusan yang digelar Rabu (11/12/2019) yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Faldo Maldini mengatakan menghormati putusan dari hakim MK. Namun menurutnya, keberpihakan pada kesempatan bagi anak muda akan menjadi sebatas ucapan saja.

"Tidak ada cara lain lagi, kita hormati keputusan hakim. Yang jelas, ini bukan soal Faldo Maldini, tetapi kesempatan bagi anak muda. Artinya, kesempatan bagi anak muda hanya akan jadi komoditas kampanye. Keberpihakan akan jadi semacam ucapan, tapi tidak akan pada tindakan. Kalau bukan anak muda yang bertarung, siapa lagi," kata Ketua DPW PSI Sumatra Barat  ini, dalam keterangannya kepada Covesia.com, Rabu.

Menurutnya, keputusan tersebut akan menghambat regenerasi kepemimpinan nasional. Dia menyinggung diangkatnya Sanna Marin yang merupakan Perdana Menteri Finlandia di usia 34 tahun.

"Baru 10 Desember yang lalu, Finland punya perdana menteri usia 34 tahun. Dunia sudah berubah, tidak seperti 10 tahun atau 20 tahun yang lalu. Permohonan kami ini adalah sebuah alert atau alarm peringatan bagi negara ini untuk mempercepat proses regenarasi kepemimpinan. Mempercepat hadirnya generasi baru yang tidak terikat degan masa lalu," tambah Faldo.

Mantan juru bicara Prabowo-Sandi ini menegaskan apa yang sudah dilakukannya di Sumatera Barat akan berlanjut. Terkait UU Pilkada tesebut, Faldo yakin PSI akan memperjuangkan revisinya bila masuk ke DPR RI pada Pemilu 2024.

"Apa yang saya sudah lakukan di Sumbar lanjut terus. Tidak akan berhenti gara-gara putusan ini. 'Sumangaik Baru' (Semangat Baru) akan bekerja terus. Saya yakin PSI memperjuangkan revisi UU Pilkada terkait batas usia di parlemen bila kami nanti dipercaya ke DPR oleh publik. Masih ada pertarungan politik," tutup Faldo.

Sebelumnya, Faldo Maldini mengaku akan tetap mengupayakan calon pemimpin terbaik untuk Sumatera Barat jika gugatannya terkait batas usia calon peserta Pilkada ditolak Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jika gugatan itu diterima MK, saya akan lanjut berupaya maju sebagai calon gubernur Sumbar. Jika ditolak, saya akan tetap mengupayakan calon pemimpin terbaik untuk Sumbar, apapun hasilnya mudah-mudahan selalu bisa memberikan yang saya bisa berikan untuk Sumbar,” kata Faldo.

(rdk)

Berita Terkait

Baca Juga