Pemprov Sumbar dan Pemkot Padang Kerjasama Peringati Hari Disabilitas Internasional

Pemprov Sumbar dan Pemkot Padang Kerjasama Peringati Hari Disabilitas Internasional Pemprov Sumbar dan Pemkot Padang Kerjasama Peringati Hari Disabilitas Internasional. (Foto: Laila/ Covesia)

Covesia.com - 800 peserta dari berbagai kalangan dan didominasi penyandang disabilitas menghadiri peringatan hari disabilitas internasional di Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol.

"Kegiatan ini merupakan bentuk peningkatan partisipasi dan mengubah kesesatan akan pentingnya perlindungan hak disabilitas," ungkap Kepala dinas sosial kota Padang, Alfiadi, Selasa (3/12/2019).

Ia mengatakan bahwa disabilitas adalah makhluk istimewa yang penting dilindungi haknya sesuai UU no 8 tahun 2018.

Tak hanya itu, Alfiadi mengatakan tujuan diselenggarakannya tak lain adanya bentuk kepedulian pemerintah terhadap penyandang disabilitas, organisasi disabilitas dan keluarga disabilitas,

meningkat kesejahteraan disabilitas di Sumbar, serta mengembangkan pola asuh.

Senada dengan Alfiadi, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan perayaan disabilitas ini untulmenggugah kesadaran pemenuhan, dan perlindungan disabilitas.

"Mari kita maknai ini sebagai kekuatan untuk terus menempatkan mereka sebagai warga bangsa yang produktif," ujarnya. 

Pemko Padang ingin menggeser paradigma sebagain orang. "Disabilitas bukan objek pembangunan tapi subjek pembangunan. Mereka bagian dari keragaman masyarakat dengan kemampuan berbeda," jelasnya.

Pemenuhan tersebut amanat PBB Pemerintah peduli pada disabilitas dan berkomitmen memenuhi hak disabilitas. Sesuai UN No 3 Tahun 2015 pemenuhan hak disabilitas, Padang kota pertama di Sumbar yang mengatur peraturan ini.

Selain itu Wali kota Padang ini menyebutkan bahwa  ada d ramah disabilitas yakninya daerah permindo dan di khatib Sulaiman. Tak hanya itu, disabilitas juga diberi Pelatihan di luar Sumbar, Medan, Cibinong dan Bogor. Serta bantuan kursi roda dan kaki palsu.

Kontributor: Laila Marni

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga