Psikolog: Harus Ada Intervensi Trauma Healing untuk Korban Pedofil di Padang

Psikolog Harus Ada Intervensi Trauma Healing untuk Korban Pedofil di Padang Foto: Laila Marni/covesia.com

Covesia.com - Psikolog Klinis dan Forensik, Kasandra Putranto menyatakan bahwa perlu penanganan khusus terhadap pemulihan psikologis korban kekerasan seksual seperti yang dialami  T (12) seorang bocah di Padang yang menjadi korban pedofilia oleh terduga pelaku inisial AR (50), yang merupakan tetangganya sendiri. .

Ia menjelaskan, gangguan stres pasca trauma (PTSD) biasanya terjadi selepas seseorang itu mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatik, untuk itu perlu dilakukan upaya khusus seperti trauma healing. Hal tersebut dinilai penting untuk segera dilakukan kepada korban.

"Harus Ada intervensi trauma healing," tutur Kasandra dalam perbincangan dengan Covesia.com, Kamis (28/11/2019).

Ia berujar, perlu waktu yang relatif lama untuk memulihkan kembali psikologis penyintas agar mampu kembali normal.

Sayangnya, Kasandra menuturkan, layanan trauma healing ini hanya tersedia untuk jangka waku yang singkat, sementara kebutuhan korban dalam pemulihan memerlukan waktu yang panjang.

"Sayangnya tidak tersedia untuk jangka waktu Yang cukup. Layanan intervensi korban hanya tersedia untuk waktu pendek,"  

"Sementara kebutuhannya Harus panjang," tuturnya lagi.

Ia menjelaskan banyak problematika dalam penyembuhan korban kekerasan seksual yang mengalami trauma saat ini. Soal kebijakan anggaran hingga regulasi yang dinilai belum cukup dalam mengakomodir kebutuhan korban. .

"Umumnya semata mata masih kalau masalah kebijakan anggaran yang tersedia masih sangat terbatas dan undang undang nya belum cukup akomodir kebutuhan korban," terangnya mengakhiri.

(adi)

Berita Terkait

Baca Juga