Tersangka Pedofil di Padang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Tersangka Pedofil di Padang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara Foto tersangka AR yang masuk dalam DPO Polres Padang. Sumber: istimewa

Covesia.com - Tindakan bejat yang dilakukan tersangka AR (50) yang mengakibatkan dampak buruk kepada korbannya yang masih berusia 12 tahun patut mendapat hukuman berat. Pasalnya, korban yang masih belia di Padang itu menderita kanker rektum stadium 4 dan divonis sulit untuk disembuhkan. 

Polisi pun hingga saat ini masih memburu tersangka dan memasukkannya ke daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

Baca: Pelaku Kabur, Polisi Dinilai Lalai Tangani Kasus Pedofil di Padang

Pejabat Sementara Kanit PPA Reskrim Polresta Padang, Aipda Edritofia mengatakan atas tindakannya tersangka dijerat dengan Pasal 82 Jo 76 E Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

"Tindakan pelaku tidak cuma sekali namun dilakukan lebih dari 10 kali," ungkapnya kepada Covesia.com, Kamis (28/11/2019).

Baca: Psikolog: Pelaku Pedofil di Padang Diduga Alami Amygdala

Dia menyebutkan, pelaku diketahui telah melakukan tindakan bejatnya dari Agustus 2018 hingga April 2019. 

Dari hasil visum di RS Bhayangkara, sebutnya, tindakan tersangka telah mengakibatkan penyakit kepada korban hingga menderita kanker stadium 4. 

Baca juga: Belum Tertangkap, AR Tersangka Pedofilia di Padang Masuk DPO Polisi

Dia menambahkan, sejak pihak keluarga membuat laporan ke Polres, pihaknya sudah melakukan serangkain penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus itu.

"Setelah merima laporan, kami melakukan visum terhadap korban di RS Bhayangkara, lalu memeriksa saksi dari orang tua, dan 2 orang lainnya," katanya.

Pada bulan September 2019, katanya, kasus tersebut naik ke tingkat penyidikan, lalu memburu tersangka pelaku. Namun, pelaku lebih dulu melarikan diri dan membawa serta lima anak dan istrinya.

Polres Padang telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) ke masing-masing Polres di Sumbar, terhadap tersangka AR sejak Rabu (27/11/2019) kemarin.  

(dnq/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga