Miris Bocah Malang Korban Pedofil di Padang, Psikolog: Hukuman yang Sudah Diatur Adalah Kebiri

Miris Bocah Malang Korban Pedofil di Padang Psikolog Hukuman yang Sudah Diatur Adalah Kebiri Kasandra Putranto (Antara)

Covesia.com - Nasib malang dialami oleh T (12) seorang bocah di Padang pada pertengahan 2018 lalu. Di usianya yang belia ia menjadi korban pedofilia seorang terduga pelaku inisial AR (50), yang merupakan tetangganya sendiri. 

Namun pelaku hingga kini belum juga berhasil diamankan, sementara pihak keluarga telah membuat laporan kepada pihak berwajib sejak 9 Juli 2019. Pelaku diketahui kabur dengan memboyong kelima anak dan istrinya setelah keluarga T melaporkannya ke polisi.

Psikolog Klinis dan Forensik, Kasandra Putranto mengaku miris dengan kejadian tersebut. Dirinya pun meminta agar pelaku dapat dihukum berat atas tindakan bejat yang dilakukan kepada korban.

"Hukuman yang sudah diatur adalah kebiri kimia. Walaupun masih ada kontroversi," ujar Kasandra dalam perbincangan via pesan WhatsApp dengan Covesia.com, Kamis (28/11/2019).

Meski demikian dirinya menilai terdapat kesulitan tersendiri dalam menangani permasalah kekerasan seksual ini, bahkan menurutnya masalah kekerasan seksual ini kerap kali sulit dilakukan pembuktian oleh pihak penegak hukum sehingga banyak terduga pelaku yang lolos dari jeratan hukum.

"Masalah kekerasan seksual seringkali sulit dibuktikan. Banyak tersangka berhasil melepaskan diri," terang Kasandra.

Finalis Abang-None Jakarta pada 1989 ini menyatakan, butuh banyak pihak dalam mengatasi permasalah kekerasan seksual khusunya terhadap anak ini. Butuh dukungan semua pihak dari berbagai aspek sehingga kejadian yang sama tidak lagi berulang di kemudian hari.

"Harus didukung oleh semua Pihak untuk menurunkan angka kekerasan seksual terhadap anak," kata wanita kelahiran 17 Januari 1968 silam yang telah puluhan tahun berkecimpung dalam bidang psikologi ini.

(adi)

Berita Terkait

Baca Juga