KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pedofil di Padang

KPAI  Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pedofil di Padang Komisioner KPAI Bidang Kesehatan Sitti Hikmawatty

Covesia.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak aparat penegak hukum bergerak cepat untuk menangkap terduga pelaku pedofil di Padang untuk diproses secara hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, nasib malang dialami oleh T (12) seorang bocah di Padang pada pertengahan 2018 lalu. Diusianya yang belia ia menjadi korban pedofilia seorang terduga pelaku inisial AR (50), yang merupakan tetangganya sendiri. Pelaku diketahui kabur setelah pihak keluarga membuat laporan ke Polisi.

"Kami sudah menerima informasi kasus pelaku pedofil ini. Untuk itu kami sangat mendesak aparat hukum setempat untuk secepatnya bisa meringkus pelaku dan diproses hukum," tegas Komisioner KPAI Bidang Kesehatan, Sitti Hikmawatty ketika dihubungi covesia.com, Kamis (28/11/2019).

Tak hanya itu, Sitti Hikmawatty juga meminta aparat untuk menjerat pelaku dengan hukuman seberat-beratnya.

"Perbuatan Pedofil ini sudah termasuk kejahatan luar biasa. Pelaku sudah melakukan kejahatan dan merampas masa depan korban. Karena jelas merusak mental atau psikis, fisik, dan menimbulkan penyakit kanker retrum terhadap korban,"ucap Sitti Hikmawatty dengan nada geram.

Ia menegaskan akan mengawal kasus pedofil kasus pedofil di Padang ini, sehingga pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai yang diatur dalam Undang-Undang perlindungan anak, dan kapan perlu dikebiri.

"Dalam studi kasus kami, pelaku Pedofil ini biasanya melancarkan aksinya tidak hanya terhadap satu korban dan cenderung berulang kali. Nah ini yang perlu di investigasi aparat hukum,"katanya.

Sitti Hikmawatty juga akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah setempat melalui Dinas Kesehatan untuk memastikan jaminan kesehatan korban.

"Kami juga meminta 'backup' Dinas Kesehatan terhadap korban. Karena kami lihat kondisi ekonomi korban juga sangat memprihatinkan. Sehingga korban benar-benar mendapatkan perawatan yang baik. Kami juga akan mencoba berkomunikasi dengan pihak RSUP M. Djamil Padang guna melakukan pemantauan kondisi kesehatan korban sebelum tim sampai ke lokasi," tutupnya.

Baca Juga: Kak Seto Minta Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Korban Pedofil di Padang

(hri/lif)

Berita Terkait

Baca Juga