Kak Seto Minta Pemerintah Bantu Pengobatan Korban Pedofil di Padang

Kak Seto Minta Pemerintah Bantu Pengobatan Korban Pedofil di Padang T (12), korban pedofil saat terbaring lemas di rumahnya. Foto: Covesia/ Laila Marni

Covesia.com - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan anak yang menjadi korban kekerasan seksual harus mendapat perhatian serius dari keluarga, lingkungan dan bahkan negara.

Hal itu disampaikan pria yang kerap disapa Kak Seto ini menanggapi pemberitaan terkait T(12) korban kekerasan seksual d Bungus, Kota Padang dari terduga pedofil 50an tahun yang mengakibatkan T terkena penyakit kanker retrum stadium 4.

Baca: Kondisi Terakhir Bocah Korban Pedofil di Padang, Terkena Kanker Rektum Stadium 4

Menurut Kak Seto jangan sampai kita hanya sibuk menghujat dan memburu pelaku saja namun juga memberi perhatian khusus kepada korban.

"Korban jangan sampai dilupakan karena sibuk menghujat pelaku. korban juga harus diperhatikan," ungkapnya melalui telepon kepada Covesia.com, Kamis (28/11/2019).

Bahkan kata Kak Seto, negara dan pemerintah seharusnya ikut menanggung biaya pengobatan si korban. "Kalau perlu jika harus diobati hingga luar negeri ya dibawa dan juga diberikan treatmen psikologi," tambah Kak Seto.

Untuk pelaku, menurut Kak Seto pihak berwajib harus menindak tegas pelaku. Pemerintah tidak hanya membuat Undang-Undang mengenai permasalahan ini namun juga membuat petujuk teknis pengaplikasian UU tersebut.

Sebelumnya diketahui pelaku kekerasan seksual terhadap korban T masih diburu pihak kepolisian. Pelaku kabur dengan memboyong kelima anak dan istrinya setelah dilaporkan keluarga T kekepolisian.

(Baca: Dilaporkan ke Polisi, Pelaku Pedofil di Padang Kabur Membawa Keluarganya)

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga