Sejumlah Wilayah di Jatim Berpotensi Dilanda Angin Kencang, Warga Diingatkan Waspada

Sejumlah Wilayah di Jatim Berpotensi Dilanda Angin Kencang Warga Diingatkan Waspada ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda mengingatkan warga di sejumlah wilayah di Jawa Timur  tentang  potensi  angin kencang, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Situbondo  pada Kamis ini.

"Secara umum, wilayah Jawa Timur pada pagi dan siang hari ini terpantau cerah berawan, berawan dan hujan lokal, serta deras," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto di Sidoarjo Jawa Timur, Kamis.

Namun dari pantauan citra satelit wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang pada Kamis siang, sore dan malam  ada di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Situbondo, katanya. 

Ia mengatakan masyarakat diminta mewaspadai hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada siang, sore dan juga malam hari untuk dua wilayah itu

Ia menjelaskan, untuk siang hari potensi angin kencang itu diprediksikan meluas ke wilayah Kabupaten Pasuruan dan Lumajang, selain Kabupaten Probolinggo dan Situbondo.

Kemudian pada malam hari hari, kata dia, secara umum terpantau cerah berawan, berawan dan hujan lokal dengan intensitas sedang.

"Untuk suhu udara tidak begitu mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya yakni berkisar antara 17 sampai dengan 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara 50 sampai dengan 95 persen, serta kecepatan angin dari arah Timur-tenggara dengan kecepatan 05-30 kilometer per jam," ujarnya.

Dari pantauan itu, dirinya meminta kepada masyarakat supaya melakukan kewaspadaan dini terkait dengan potensi terjadinya angin kencang.

"Kondisi ini normal di saat pergantian musim dari kemarau ke hujan. Sebagian masyarakat juga bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya peristiwa alam tersebut," katanya.

Ia mengatakan, informasi dan peringatan dini itu disampaikan oleh BMKG melalui berbagai kanal yang ada termasuk laman dan juga grup media sosial.

"Kami akan terus memperbarui informasi seputar prakiraan cuaca kepada masyarakat supaya bisa diantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan," katanya.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga