Driver Ojol Bawa Paksa Jenazah, Pengamat: Program JKN untuk Warga Kurang Mampu Dipertanyakan

Driver Ojol Bawa Paksa Jenazah Pengamat Program JKN untuk Warga Kurang Mampu Dipertanyakan Pengamat Hukum Kesehatan Firdaus Diezi (Ist)

Covesia.com - Pemberitaan mengenai jenazah Ramadhan Khalif Putra, bayi malang (6 bulan) yang dibawa paksa driver ojek online (ojol) ke rumah duka yang dianggap ditahan pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M Djamil Padang, Sumatera Barat karena berutang biaya perawatan Rp24 juta, viral di media sosial (Medsos).

Baca juga: Berutang Rp24 Juta, Jenazah Bayi 6 Bulan Dibawa Paksa Driver Ojol dari RSUP M Djamil

Menanggapi persoalan tersebut, Pengamat Hukum Kesehatan Universitas Eka Sakti Padang, Firdaus Diezo mengatakan adanya permasalahan dalam penerapan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi keluarga tidak mampu.

"Ini yang menjadi pertanyaan. Kenapa keluarga miskin tidak ter-cover oleh JKN, sehingga mereka tidak mampu membayar biaya rumah sakit," kata pengamat hukum kesehatan dari Universitas Eka Sakti Padang, Firdaus Diezo di Padang, Rabu (20/11/2019). 

Diezi berpendapat, tidak masuknya keluarga bayi yang meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang mengindikasikan ada yang tidak beres dalam program JKN. 

Ada dua kemungkinan alasan keluarga tersebut tidak masuknya dalam program JKN Kartu Indonesia Sehat (KIS), yaitu karena tidak terdata oleh pemerintah atau memang keluarga tidak tahu program JKN-KIS itu. 

"Namun, yang jelas ada yang tidak beres. Apakah mereka tidak terdata atau tidak tahu. Kalau tidak tahu, berarti sosialisasi bisa jadi kurang," kata Diezo. 

Diezo menjelsakan, program jaminan kesehatan ini di Sumbar berlapis. Ada dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. 

"Ini yang harus dibereskan. Jangan sampai mereka yang berhak mendapatkan jaminan secara gratis itu menjadi tidak dapat. Kejadian seperti di M Djamil tidak terulang lagi," ujar Firdaus. 

Menurut Firdaus, langkah RSUP M Djamil menggratiskan biaya pengobatan sudah sangat bijaksana, karena keluarga tidak mampu membayar tagihan. 

Baca juga: RSUP M Djamil: Biaya Perawatan dan Pengobatan Khalif Telah Lunas

Sebelumnya, Ramadhan Khalif Putra, bayi malang (6 bulan) meninggal dunia pada Selasa (19/11), dirawat di RSPU M Djamil sejak Kamis (14/11) yang didiagnosa dokter menderita penyakit kelenjer getah bening.

Meninggalnya Alif, sempat menghebohkan netizen di Kota Padang, karena tersiar kabar jika jenazah Alif tertahan di RSUP M Djamil lantaran biaya pengobatan yang mencapai hingga Rp24 juta belum dilunasi. Informasinya ini pun menyulut aksi solidaritas para driver ojol di Padang, sehingga jenazah Alif dibawa ke rumah duka, oleh para driver ojol tersebut. 

(dnq)

Baca juga: Berutang Rp24 Juta, Jenazah Bayi 6 Bulan Dibawa Paksa Driver Ojol dari RSUP M Djamil

Berita Terkait

Baca Juga