RSUP M Djamil Bakal Polisikan Driver Ojol, Ini Tanggapan Gojek

RSUP M Djamil Bakal Polisikan Driver Ojol Ini Tanggapan Gojek Foto: Istimewa

Covesia.com - Rombongan pengemudi ojek online (ojol) di Padang, Sumatera Barat, nekat membawa lari jenazah seorang bayi  atas nama Muhammad Khalif Putra dari RSUP M Djamil Padang, Selasa (19/11/2019) kemarin. Pihak rumah sakit menyesalkan langkah yang diambil pengemudi ojol dan berencana membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

"(Yang dilakukan ojol) Sudah keterlaluan sekali. Kita akan laporkan ini kepada pihak kepolisian karena yang begini-begini sih negara punya aturan hukum," kata Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Yusirwan Yusuf.

Menanggapi hal itu pihak Gojek menyatakan bahwa aksi solidaritas yang dilakukan driver tersebut di luar konteks hubungan antara perusahaan dengan mitra. Sehingga tidak bisa dilakukan tindakan apa-apa.

"Saya tidak bisa berkomentar apa-apa, itu tidak ada hubungannya dengan pelayanan," jelas Regional Corporate Affairs Manager Wilayah Sumatera Dian Lumban Toruan kepada covesia.com, Rabu (20/11/2019).

Meskipun demikian, Dian mengungkapkan rasa duka cita mendalam terhadap meninggalnya Muhammad Khalif Putra yang sempat viral di media sosial.

"Kita tentunya berempati, kita turut berduka meninggalnya Khalif," ujar Dian.

Sebelumnya, pihak driver Gojek Padang sudah membeberkan alasan membawa paksa jenazah bayi Khalif dari RSUP M.Djamil. Menurutnya aksi solidaritas tersebut dilakukan karena merasa dipersulit pihak rumah sakit.

"Kita merasa dipersulit oleh pihak rumah sakit. Ini bayi dari rekan kami. Kami sudah ikuti prosedur secara baik-baik, tapi dipersulit ke sana-kemari. Akhirnya, kami nekat membawa jenazah adik Alif keluar dan bawa ke rumah duka," kata koordinator aksi Komunitas GoJek Padang, Nanda, seperti dikutip dari detik.com.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga