Remaja 16 Tahun di California Tembak Teman Sekolahnya, Dua Dilaporkan Meninggal

Remaja 16 Tahun di California Tembak Teman Sekolahnya Dua Dilaporkan Meninggal Paramedis ambulans mendorong korban di atas tandu. Sumber: KTLA5/ mirror.co.uk

Covesia.com - Seorang siswa di California, Amerika Serikat menembaki teman-teman sekolahnya di Saugus High School di Santa Clarita pada hari ulang tahunnya yang ke-16. Akibat tindakannya itu dua siswa dilaporkan meninggal dunia dan melukai tiga lainnya, sebelum dia mencoba bunuh diri, sebut pihak berwenang setempat.

Para pejabat California mengatakan, remaja bersenjata itu menembak kepalanya sendiri di kawasan dekat Los Angeles. Namun remaja itu selamat dari maut.

Baca juga: Perjuangan Siswa SMA Santa Clarita California Menyelamatkan Diri dari Tembakan Teman Sekelasnya

Dikutip Covesia dari mirror.co.uk, seorang anak lelaki, berusia 14 tahun dan seorang gadis 16 tahun tewas. Sementara tiga lainnya dirawat di rumah sakit. Kekacauan bermula tak lama sebelum kelas pagi akan dimulai.

Laporan sebelumnya menyatakan tersangka sudah mati - tetapi polisi di Santa Clarita sekarang mengatakan ia selamat dari upaya bunuh dirinya, dan berjuang untuk hidupnya dengan luka serius.

Rumah Sakit Henry Mayo, dalam tweet di akun resmi twitternya menyebut bahwa satu pasien remaja wanita telah meninggal, dua remaja laki-laki lagi dalam kondisi kritis, serta seorang remaja laki-laki lainnya dalam kondisi lebih baik.

Kapten Kent Wegener dari Departemen Sheriff County Los Angeles dalam konferensi pers mengatakan, pria bersenjata itu melukai lima remaja dengan menggunakan pistol kaliber 0,45 kaliber yang ditarik dari ranselnya.

Setelah menembaki siswa lain, dia menyisakan peluru terakhir untuk dirinya sendiri.

Tersangka digambarkan oleh polisi sebagai laki-laki Asia dan seorang siswa sekolah tempat ia melakukan penembakan.

"Pada titik ini, kami tidak memiliki indikasi motif atau ideologi apa pun," kata Agen FBI Paul Delacourt.

Selama lebih dari satu jam setelah laporan penembakan mulai mengalir masuk, polisi mencari-cari tersangka, yang sebelumnya digambarkan sebagai bocah berusia 15 tahun, mengenakan topi hitam dan pakaian hitam, yang diyakini murid di sekolah.  

Rekaman adegan menunjukkan ketika pihak berwenang bergegas menemukan penembak, siswa dengan tangan terangkat sedang dikawal oleh petugas polisi untuk keselamatan dari sekolah, yang memiliki gulungan sekitar 2.300.

Kantor Sheriff Valley Santa Clarita mengatakan, polisi mengunci beberapa sekolah tetangga saat mereka mencari penembak itu.

(rdk)

Berita Terkait

Baca Juga