Warga Minang di Lampung Makamkan Jenazah Pria yang Berwasiat 'Hendak Pulang ke Solok'

Warga Minang di Lampung Makamkan Jenazah Pria yang Berwasiat Hendak Pulang ke Solok Sejumlah warga Lampung asal Sumatera Barat, Rabu (13/11/2019), akhirnya memakamkan mayat pria yang ditemukan di depan sebuah toko di Jalan Teuku Umar, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Selasa (12/11/2019) pagi.

Covesia.com - Sejumlah warga Lampung asal Sumatera Barat, akhirnya memakamkan mayat pria yang ditemukan di depan sebuah toko di Jalan Teuku Umar, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Selasa (12/11/2019) pagi. 

Pria ini ditemukan meninggal bersama sepucuk surat minta bantuan hendak pulang ke Solok, Sumatera Barat, dan menuliskan namanya Arnold Freddy.

Menurut sesepuh warga Minang di Lampung, Nurzal Djinis, pihaknya bersama seluruh elemen warga Minang telah berusaha mencari informasi keberadaan keluarga Almarhum di Solok, Sumatera Barat. 

"Namun hingga hari ini, tak ada informasi kehilangan keluarga di sana. Kami memutuskan untuk memakamnya sebagai kewajiban fardhu kifayah," kata Nurzal Djinis, kepada Lampungpro.co, dikutip covesia.com, Rabu (13/11/2019).

Pemakaman berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Hanoman, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung atau berjarak sekitar 2 km dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, tempat Almarhum disemayamkan usai ditemukan. Jenazah dimakamkan Rabu (13/11/2019), usai salat zuhur.

Tampak hadir sejumlah perwakilan masyarakat Lampung asal Sumatera Barat seperti Bundo Kanduang, Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD), dan Gebu Minang Lampung. Menurut Nurzal, pihaknya telah menyelesaikan seluruh administrasi selama Almarhum disemayamkan di RSUD Abdul Moeloek.

Sebelumnya, warga dikagetkan dengan penemuan sesosok pria wafat di dekat toko adik salah satu pengurus Bundo Kanduang Lampung, Tuti Malano. Saat ditemukan pria tersebut memakai sarung hijau dan jaket hitam bertudung abu-abu dan meninggalkan sepucuk surat.

Pada surat tersebut, pria tersebut menuliskan ingin pulang ke Solok. "Mohon minta dibantu Pak, saya diberikan surat jalan mau pulang ke Padang (Solok). Saya kehabisan ongkos mau pulang. Suara saya tidak bisa keluar karena saya punya penyakit paru-paru basah dan ini dalam masa penyembuhan," kata Arnold, dalam suratnya. 

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga