Soal Penumpang Padang-Jakarta Batal Berangkat, Ini Penjelasan Sriwijaya Air

Soal Penumpang PadangJakarta Batal Berangkat Ini Penjelasan Sriwijaya Air Pihak PT Angkasa Pura II menarik pesawat Sriwijaya Air yang batal berangkat ke hanggar Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (7/11/2019)(Foto: humas AP 2)

Covesia.com - Terkait penumpang pesawat Sriwijaya Air yang batal berangkat dengan rute Padang-Jakarta yang sempat ricuh di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis pagi (7/11/2019). Terkait hal itu pihak Sriwijaya Air melalui Branch Manager cabang Padang, Abdul Rahim mengatakan, karena tidak adanya petugas yang merilis bahwa pesawat Sriwijaya Air untuk terbang hari ini.

"Jadi yang bisa merilis pesawat itu terbang dari GMF Padang, anak perusahaannya Garuda, karena semalam, Rabu pada jam 00.00 Wib mereka mendapat instruksi dari pusat bahwa untuk tidak melayani Sriwijaya Air, hari ini," ungkapnya.

Kemudian Abdul Rahim melanjutkan karena keterbatasan waktu dan beberapa persiapan akhirnya pada pukul 06.00 Wib, tadi penerbangan dibatalkan.

"Kita tidak mungkin menerbangkan pesawat tanpa adanya rilis dari petugas teknik, hal yang mustahil kita lakukan itu karena untuk keselamatan penumpang adalah yang utama," sebutnya.

Ia mengatakan untuk penerbangan yang dicancel tadi ada 96 penumpang pesawat Sriwijaya Air Padang-Jakarta batal terbang.

Lebih lanjut Abdul mengatakan bahwa penumpang yang ingin terbang cepat tidak bisa diterbangkan karena kurangnya dana cash yang kita punya.

"Kita akan bantu pemulangan tiket dan by sistem itu butuh waktu setidaknya 12 hari," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa penerbangan Sriwijaya Air tiap harinya adalah Padang-Jakarta 2 kali yakninya pukul 06:00 dan 17:15 Wib, dan Padang Medan  1 kali.

Ia pun mengatakan pembatalan penerbangan Sriwijaya Air tidak hanya terjadi di Padang tapi juga nasional. "Kami sudah koordinasi dengan pusat, besok sudah bisa kembali normal," terangnya.

Terkait kerugian pihaknya belum menghitung. "Yang jelas kewajiban kita pada penumpang bisa berjalan walau tidak memuaskan," tutupnya.

Baca juga: Penerbangan Dibatalkan, Penumpang Pesawat Sriwijaya Air Padang-Jakarta Sempat Ricuh

Kontributor: Laila Marni


Berita Terkait

Baca Juga