Kemenko Polhukam Pastikan Pembangunan Monumen PDRI Terus Berlanjut

Kemenko Polhukam Pastikan Pembangunan Monumen PDRI Terus Berlanjut Gedung Kemenko Polhukam

Covesia.com - Kementerian Politik, Hukum dan HAM (Polhukam) memastikan pembangunan monumen PDRI di Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota akan terus berlanjut. Beberapa kementerian yang telah  ditugaskan untuk membiayai pembangunan monumen PDRI akan diingatkan kembali untuk berkontribusi pada tempat yang paling bersejarah dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia ini.

Kepastian untuk kelanjutan pembangunan monumen PDRI ini disampaikan langsung oleh Asisten Deputi Bidang Kesadaran Belanegara, Kemenko Polhukam, Brigjen TNI Rufbin Marpaung dalam Focus Grup Discussion di Aula Politani Payakumbuh, Selasa (5/11/2019). Diskusi terbuka ini dihadiri YPP PDRI, Pemkab Limapuluh Kota, Purnawirawan TNI, Akademisi dan sejarawan.  

“Pembangunan monumen PDRI di Koto Tinggi kami pastikan akan berlanjut hingga selesai. Sesuai komitmen pada tahun 2012 silam, akan ada 12 kementerian yang akan membantu pembangunan. Diperkirakan memakan anggaran Rp 600 miliar. Seluruh Kementerian yang ditugaskan untuk membangun monumen PDRI akan kami ingatkan kembali untuk bisa merealisasikan komitmen tahun 2012,” sebutnya Rufbin saat diwawancarai wartawan.

Namun, ia tidak bisa memastikan kapan pembangunan ini bisa diselesaikan. Kemenko Polhukam datang ke Kabupaten Limapuluh Kota kali ini untuk mendengar pendapat dan saran dari Pemkab, LSM dan masyarakat Limapuluh Kota soal monumen PDRI ini. laporannya akan dijadikan referensi dari kementerian lain untuk kelangsungan pembangunan monumen PDRI ini.

“Kapan selesainya belum bisa kami pastikan. Kami datang ke sini untuk diskusi dan mendengar saran maupun pendapat dari berbagai pihak di Limapuluh Kota. Nanti laporannya diberikan ke kementerin lain yang sudah ditunjuk tahun 2012 silam. Ini jadi landasan kami untuk mengingatkan kembali kementerian lain untuk aktif lagi memperhatikan monumen PDRI,” sebutnya.

Sampai tahun 2019 ini, dari 12 kementerian yang akan terlibat dalam pembangunan monumen PDRI ini, hanya kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang baru mengucurkan anggaran dalam pembangunan monumen. Anggaran ini untuk mendirikan tugu dan museum PDRI.

“Baru Kemendikbud yang mengucurkan anggaran. Hasilnya sekarang sedang dikerjakan museum dan tugu PDRI. Nanti dari kementerian lain bisa berbuat disisi lain. Seperti jalan menuju lokasi atau yang lain,” katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan mengatakan setelah serangkaian persoalan dan hambatan dalam memperjuangkan pembangunan monumen PDRI ini, akhirnya ada lampu hijau dari pemerintah pusat. Diharapkannya, dalam kelanjutan pembangunan monumen PDRI ini, jangan sampai ada terhenti lagi.

“Sekarang sudah ada lampu hijau dari pemerintah pusat untuk monumen PDRI. Kita support bersama. Jangan sampai ada lagi persoalan lagi yang membuat pembangunan terhenti. Seperti tahun 2016-2019. Mari bersama-sama membangun lokasi yang paling bersejarah bagi perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia ini,” Sebut Wabup. 

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga