Delapan Pelajar Korban Kerusuhan Wamena Sudah Mulai Bersekolah di Pessel

Delapan Pelajar Korban Kerusuhan Wamena Sudah Mulai Bersekolah di Pessel Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri. (Istimewa)

Covesia.com-Delapan pelajar yang menjadi korban rusuh Wamena benerapa waktu lalu, yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) sudah mulai bersekolah di beberapa sekolah terdekat tempat tinggalnya.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri kepada Covesia.com Selasa (15/10/2019).

 "Delapan orang tersebut ada yang langsung kesekolah dan ada yang datang ke kita,"katanya

Menurut Suhendri, pihaknya akan tetap mengakomodir pelajar korban rusuh Wamena.

Selain, mengakomodiri pihaknya, juga akan mengfasilitasi setiap pelajar yang sekolah ditempat yang diinginkan pelajar itu masing-masing.

"Bagi seluruh korban yang statusnya pelajar. Semuanya sudah bisa memulai sekolah. Untuk pengurusan surat pindah jangan dipikirkan dulu, nanti itu urusan Pemkab sini dengan yang di Wamena,"ujarnya

Ia menambahkan, saat ini pihak keluarga sedang melakukan perlengkapan dokument kependudukkan di dinas terkait.

"Rata-rata mereka tidak memiliki dokumen baik itu, dokumen kependudukan, surat pindah, rapor, ijazah dan lainnya. Tetapi, untuk dokumen kependudukan secara bertahap akan diberikan oleh keluarga masing-masing. Karna sekarang masih dalam pengurusan,"katanya

Lanjutnya ia mengatakan, delapan pelajar yang sudah mulai sekolah tersebut. Diantaranya, bersekolah di SMPN 2 Sutera, SD 10 Painan Timur, SMPN 1 Painan dan SMPN 1 Bayang.

Sementara seluruh jumlah perantau asal Kabupaten Pesisir Selatan berjumlah sebanyak 513 orang. 

"Sebanyak 243 orang di Kecamatan Bayang Utara, 163 orang di Bayang, 18 orang di IV Jurai, 12 orang di Batang Kapas, 24 orang di Sutera, dan 53 orang di Lengayang,"tutupnya.

Kontributor: Indra Yen)

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga