Penumpang TransPadang Diturunkan Karena Tak Punya 'Brizzi', Sosiolog: Seharusnya Jangan Ada Monopoli

Penumpang TransPadang Diturunkan Karena Tak Punya Brizzi Sosiolog Seharusnya Jangan Ada Monopoli TransPadang (Foto: Wikipedia)

Covesia.com - Belakangan masyarakat Kota Padang dihebohkan dengan pemberitaan mengenai penumpang TransPadang yang diturunkan karena tak punya uang elektonik 'Brizzi'.

Hal ini disampikan oleh seorang penumpang TransPadang yang juga merupakan Dosen Universitas Negeri (UNP) Padang, Reno Fernandes. "Pagi ini saya harus diturunkan secara paksa oleh Trans Padang pada halte berikutnya karena tidak punya Brizzi," tulisnya di Facebook, Jumat (11/10/2019).

Banyak masyarakat yang juga mempertanyakan kebijakan Pemko Padang yang menfasilitasi pembayaran TransPadang hanya dengan uang elektronik 'Brizzi' yang dikeluarkan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Menanggapi hal ini, Sosiolog Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumatera Barat Firdaus mengungkapkan seharusnya manajemen TransPadang menfasilitasi pembayaran melalui semua jenis uang elektronik yang dikeluarkan oleh seluruh Bank di Indonesia. Seperti BNI–TapCash, Bank Mandiri– e-Money, BCA–Flazz

Ia mengatakan TransPadang merupakan pelayanan publik yang dapat diakses semua orang dan lembaga sehingga tidak boleh ada monopoli.

"Kebijakan penggunaan uang elektronik di sistem transportasi TransPadang tentu merupakan inovasi pembayaran yang  patut diapresiasi. Pola ini juga sudah digunakan di berbagai negara maju termasuk beberapa kota di Indonesia seperti TransJakarta dan KA Commuter," ungkap mantan Ketua PBHI Sumbar ini melalui pesan aplikasi Whatsapp kepada Covesia.com, Sabtu (12/10/2019).

Lebih lanjut mengenai insiden penurunan penumpang ia mengungkapkan hal ini patut dievaluasi pasalnya seharusnya pihak TransPadang menyediakan opsi-opsi lain untuk membantu penumpang.

"Untuk penumpang yang tidak memiliki uang elektronik, TransPadang harusnya menyedikan bantuan dari kernet mobil, bukan meminjam ke penumpang lain. Sistem bantuan ini digunakan di TransJakarta misalnya, dimana pembayaran tetap pakai uang elektronik yang disediakan oleh TransJakarta," tambahnya.

Sebelumnya diketahui Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat mulai memberlakukan pembayaran nontunai untuk menggunakan angkutan Trans Padang melalui uang elektronik yang dikeluarkan BRI 'Brizzi' pada Sabtu (17/8/2019). 

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga