Ada Kasino ala Macau di Apartemen Robinson, Ini Tanggapan Anies

Ada Kasino ala Macau di Apartemen Robinson Ini Tanggapan Anies Anies Baswedan

Covesia.com - Praktik perjudian ala kasino Macau diselenggarakan di Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara, dibongkar polisi. Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung pentingnya pengawasan penghuni.

"Iya, karena itulah penting pelaksanaan Pergub No 132 Tahun 2018 karena dengan adanya Pergub itu, maka warga penghuni apartemen pasti akan memastikan, memastikan lingkungannya bersih dari masalah-masalah sosial seperti ini, soal narkoba, soal-soal pelanggaran-pelanggaran seperti ini," ucap Anies di Gadung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Anies menegaskan kembali pentingnya pelaksanaan Pergub No 123 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Rumah Susun.

"Karena itu, Pergub itu penting untuk dilaksanakan. Nanti kita akan dorong lebih jauh lagi," ucap Anies.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kelik Indriyanto mengatakan, di tiap wilayah kota dan kabupaten, ada tim pengawasan. Tim itu bertugas untuk mengawasi apartemen.

"Di wilayah ada tim penyelesaian permasalahan apartemen. Di sana diharapkan teman wilayah lebih bisa memonitor apartemen di wilayah masing-masing, lima wilayah," kata Kelik di Balai Kota.

Diketahui, sebuah kasino yang diselenggarakan di Apartemen Robinson digerebek polisi. Kasino ala Macau ini disebut-sebut baru beroperasi dalam hitungan hari saja.

Praktik judi ini digerebek polisi pada Minggu 6 Oktober 2019 lalu. Penggerebekan yang dilakukan oleh Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini melibatkan 20 personel polisi.

"Ini sudah dipersiapkan 2 bulan, ditata, diatur, baru dioperasikan 3 hari," ujar Kombes Argo Yuwono di Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (8/10/2019).

Saat digerebek polisi, ada ratusan orang mulai dari pemain hingga pengelola yang diamankan di lokasi tersebut. Total ada 133 orang yang diangkut dari lokasi tersebut.

Dari 133 orang itu, 91 orang ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan dari 91 tersangka itu terdiri dari 42 orang penyelenggara dan 49 pemain.

Dalam kasus ini polisi masih memburu 7 orang tersangka. Salah satu tersangka adalah penyandang dana kasino tersebut.

(lif/dtc)


Berita Terkait

Baca Juga