UU KPK Tak Pengaruhi Elektabilitas Presiden, Pengamat: Beda Cerita Jika Jokowi Tak Keluarkan Perppu

UU KPK Tak Pengaruhi Elektabilitas Presiden Pengamat Beda Cerita Jika Jokowi Tak Keluarkan Perppu Presiden Joko Widodo (Foto: Setkab)

Covesia.com - Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang Sumatera Barat (Sumbar) Edi Indrizal menilai polemik UU KPK tak berpengaruh besar terhadap elektabilitas Presiden Joko Widodo disebabkan karena bagaimanapun juga revisi UU KPK merupakan hasil kerja DPR dan apalgi RUU ini merupakan inisiatif DPR.

Maka lanjut Koordinator Lembaga Survey Indonesia (LSI) Wilayah III ini di mata publik DPR lebih terkena imbas negatifnya dibandingan Presiden.

Hal ini disampaikannya Edi menanggapi halsil survey telepon nasional Lembaga Survey Indonesia mengenai Perppu UU KPK dan gerakan mahasiswa di mata publik yang menunjukan bahwa cara umum kepercayaan publik pada KPK dan Presiden jauh diatas kepercayaan pada DPR.

Baca: Survey LSI: Polemik UU KPK Tak Begitu Pengaruhi Kepercayan Publik Pada Jokowi

"Namun demikian dalam dinamikanya ke depan jika Presiden tak keluarkan Perppu (peraturan pemerintah pengganti UU) Presiden juga akan kena imbas negatifnya," terang Edi saat dikonfirmasi Covesia.com, Senin (7/10/2019).

Menurutnya ini sebabkan oleh publik yang lebih banyak mendukung agar Presiden mengeluarkan Perppu KPK.

Baca juga: LSI: Bakal Lemahkan KPK, Sebagian Besar Publik Desak Presiden Keluarkan Perppu Batalkan UU

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga