BMKG: Konsentrasi PM10 Level Bahaya di Sumbar Diprediksi Hingga Rabu

BMKG Konsentrasi PM10 Level Bahaya di Sumbar Diprediksi Hingga Rabu Suasana di kawasan Jam Gadang Bukittinggi saat terdampak kabut asap, Senin (23/9/2019). Foto: Debi Kurnia

Covesia.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun GAW Koto Tabang memprediksi konsentrasi PM10 pada level bahaya di Sumbar akan berlangsung hingga Rabu (25/9/2019).

"Kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga Rabu (25/9/2019) karena arah angin bergerak masuk ke wilayah Sumbar," kata Kepala BMKG Stasiun GAW Koto Tabang, Wan Dayantolis, Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan arah angin bergerak masuk Sumbar akibat kabut asap pekat dari kebakaran hutan di Riau, Jambi dan Sumsel sehingga diprediksi kualitas udara akan berada di level tidak sehat.

"Hari ini kualitas udara berada di level bahaya. Ini kondisi terburuk selama terjadi kebakaran hutan dan lahan dalam tahun ini," ungkapnya.

Ia menambahkan kualitas udara pada pagi hari mencapai pada level bahaya dan siang berangsur menurun dan pada malam harinya kembali pada level tidak sehat.

"Pada malam hari konsentrasi polutan meningkat dari jam 11 malam hingga pagi hari," sebutnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar rumah serta banyak mengkonsumsi air putih.

(deb/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga