Penjelasan BMKG Terkait Penurunan Suhu di Sejumlah Wilayah Sumbar

Penjelasan BMKG Terkait Penurunan Suhu di Sejumlah Wilayah Sumbar Ilustrasi

Covesia.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan geofisika (BMKG) Stasiun GAW Koto Tabang menyebutkan sejumlah wilayah di Sumbar pada Senin (16/9/2019) pagi mengalami penurunan suhu udara.

Kepala BMKG Stasiun GAW Koto Tabang, Wan Dayantolis, menyebutkan suhu yang terukur di mes Pasadama, Agam, Sumbar mencapai 13 °C. Dan sejumlah wilayah di Sumbar juga merasakan terjadi penurunan suhu udara pagi ini.

"Analisis sementara terjadi karena faktor rendahnya kelembapan udara karena kemarau," katanya.

Sehingga radiasi gelombang panas dari bumi langsung hilang ke atmosfer bebas. Umumnya radiasi bumi masih bisa tertahan di atmosfer karena ada uap air.

Ia menjelaskan beberapa hari sebelumnya adanya kabut asap menyebabkan radiasi matahari yang sampai ke bumi terhambat oleh partikel asap. Dampaknya panas yang sampai dan tersimpan dalam permukaan bumi lebih rendah.

"Serta saat kabut asap menghilang energi panas yang ada di permukaan bumi terlepas ke atmosfer. Karena saat tiba jumlahnya rendah maka suhu menjadi lebih dingin," jelasnya.

Ia juga menyebutkan hal yang sama juga terjadi di Nias, Sumatera Utara. Dimana suhu udara menunjukkan partikular rendah.

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga