Pengembangan Listrik Biomassa Bahan Bambu di Mentawai Akan Genjot Perekonomian

Pengembangan Listrik Biomassa Bahan Bambu di Mentawai Akan Genjot Perekonomian Pemkab Mentawai fokus mengembangkan listrik Biomassa berbahan baku bambu.

Covesia.com - Gebrakan energi baru terbarukan oleh Pemkab Kepulauan Mentawai saat ini  mendapatkan acungan jempol banyak kalangan.

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabagalet, melalui Kepala Bapeda Naslindo Sirait,  sedang fokus mengembangkan listrik Biomassa berbahan baku bambu. Pembangunan listrik ini terus dipacu, demi menggeliatnya perekonomian Mentawai.

Untuk mendukung pengembangannya, saat ini masyarakat telah di berikan bantuan bibit bambu untuk dikembangkan oleh masyarakat untuk menjamin keberlanjutan.

Kalau dulunya bambu merupakan tanaman yang tidak diperhatikan dan tumbuh liar, saat ini mulai sudah ditanam di lahan masyarakat serta terawat baik.

Dengan adanya pembangkitan listrik berbahan baku bambu, maka dua konsep berjalan sekaligus, yakni penerangan serta peningkatan ekonomi masyarakat. Karena, bambu yang ditanam masyarakat, akan dibeli oleh pembangkit.

Sekaitan dengan gebrakan tersebut, Kepala Bapeda Kepulauan Mentawai Naslindo mengatakan, akan terus memacu program ini, guna pencapaian kemajuan  dan peningkatan ekonomi masyarakat Mentawai.

"Kita menjadikan program ini menjadi multi fungsi, yakni fungsi penerangan dan ekonomi kerakyatan melalui budi daya Bambu, sekaligus penghijauan untuk reboiisasi lahan lahan krisis yang bisa menahan erosi dan abrasi dan juga mengurangi gas rumah kaca.ungkap Naslindo dalam pers rilis diterima covesia.com, Jumat (13/9/2019).

Ditambahkannya, Bupati Mentawai  sedang berupaya menjadikan daerahnya,jauh lebih bergairah dari kabupaten/kota yang ada, meskipun daerahnya berada di kepulauan.

"Kita senantiasa memotivasi masyarakat terus bersemangat mengembangkan tanaman bambu, sehingga tidak kekurangan bahan baku, dengan konsep listrik menyala, ekonomi meningkat, dan kerajinan yang berbahan bambu akan kita kembangkan serta menjadikan nya ekowisata di hutan bambu," ujarnya. 

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga