Empat Tokoh Pelopor Pers Asal Sumbar

Empat Tokoh Pelopor Pers Asal Sumbar Roehana Koeddoes (Foto: Wikipedia)

Covesia.com - Sumatera Barat tak hanya dikenal dengan makanannya yang lezat, seperti rendang,galamai, nasi padang, serta pesona alamnya yang indah, Sumbar juga terkenal dengan tokoh pemikir yang dipertimbangkan.

Salah satunya di bidang jurnalistik. Sumbar juga memiliki tokoh pers yang berperan serta membentuk jiwa kekritisan. 

Berikut covesia.com rangkum dari berbagai sumber tokoh pers asal sumatera barat.

Roehana Koeddoes

Merupakan tokoh pers perempuan pertama juga pendiri surat kabar pertama di Indonesia. Roehana mendirikan surat kabar pada 10 Juli 1912 dengan nama Soenting Melayoe. Ia gemar membaca dan menulis sedari kecil.

Djamaludin Adinegoro

Djamaludin Adinegoro di lahirkan di Talawi, Sawahlunto, Sumbar pada tahun 1904. Ia memulai karirnya menjadi wartawan pada majalah Caya Hindia, lalu melanjutkan di berbagai media seperti surat kabar pewarta Deli, Bintang Timur hingga Panji pustaka. Sampai akhir hidupnya Adinegoro mengabdi di kantor berita yakninya kantor berita Nasional. Di dunia jurnalistik namanya dikenang dengan nama penghargaan paling bergengsi yaitu Anugerah Adinegoro.

Mochtar Lubis

Seorang wartawan asal Sumbar yang lahir 1922 dan keluar-masuk penjara karena tulisannya. Mochtar mendirikan Harian Indonesia yang dianggap surat kabar yang keras mengkritik pemerintahan Soekarno. Pada 1974 surat kabar tersebut diberangus dan lagi mochtar harus dipenjara. Mochtar turut mendirikan kantor berita Antara dan serta majalah sastra Horizon.

Rosihan Anwar

Ia dijuluki wartawan tiga zaman. Lahir di solok, 10 Mei 1922.  Rosihan memulai kariernya di bidang jurnalistik sebagai reporter Asia Raya. Pernah menjadi pemimpin redaksi Siasat dan Pedoman. Koran Pedoman pernah dibredel oleh penguasa saat tahun1961. Selain itu Rosihan menjabat ketua umum wartawan Indonesia. Ia juga diberi anugrah Mahaputra III dengan tokoh pers Jakob Oetama.

Penulis: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga