Petisi 151 Dosen UGM Tolak Revisi UU KPK

Petisi 151 Dosen UGM Tolak Revisi UU KPK Ilustrasi

Covesia.com - 151 dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) menolak rencana revisi UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka membuat petisi.

Petisi tersebut dimotori Dekan Fakultas Hukum UGM, Prof Sigit Riyanto. Hingga saat ini, sudah ada 151 dosen UGM yang menyatakan menolak revisi UU KPK. 

"Angka yang saya terima tadi malam begitu (151 dosen)," jelas Sigit dikutip dari detikcom, Senin (9/9/2019).

Penggalangan petisi dimulai sejak Sabtu (7/9). Sigit belum bisa memastikan sampai kapan penggalangan petisi berlangsung. Namun setelah dianggap cukup, petisi tersebut akan disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi.

Baca: Upaya Revisi UU KPK Ditentang 151 Dosen UGM

Berikut bunyi petisi penolakan revisi UU KPK yang sudah ditandatangani 151 dosen UGM:

Rakyat Indonesia dikejutkan oleh sidang Paripurna DPR yang menyetujui Usulan Revisi RUU KPK. Proses pembahasan RUU dilakukan tanpa mengindahkan aspek transparansi, aspirasi dan partisipasi publik.

Isi Revisi RUU KPK justru melemahkan KPK, padahal KPK adalah amanah reformasi dalam upaya melawan korupsi. Penanggulangan korupsi adalah amanah reformasi sekaligus amanah konstitusi.

Mengingat tujuan kemerdekaan RI tidak akan tercapai selama korupsi marak di Indonesia; Kami dosen UGM yang bertanda tangan di bawah ini menentang setiap upaya pelemahan penanggulangan korupsi.

Berita Terkait

Baca Juga