Penerapan Ganjil Genap di Gunung Sahari Berlangsung Kondusif

Penerapan Ganjil Genap di Gunung Sahari Berlangsung Kondusif Ilustrasi - Petugas Sudin Perhubungan Jakarta Barat memberikan brosur kepada pengendara yang berhenti di traffic light exit tol Tomang. Dok. Foto: Antaranews

Covesia.com - Pemberlakukan perluasan ganjil genap di hari pertama Senin (9/9/2019), berlangsung kondusif, arus lalu lintas sejumlah kendaraan yang melintas tampak ramai lancar mulai dari TL (trafick light) Bintang Mas sampai Jalan Gunung Sahari perbatasan rel kereta api.

Perluasan ganjil genap (Gage) ini dimulai dari pukul 06.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB dan berlanjut lagi pada pukul 16.00 sampai dengan 21.00 WIB.

Kepala Sudin Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Benhard Hutajulu mengatakan arus lalu lintas di hari pertama perluasan Gage berjalan lancar dan kondusif.

"Bisa terlihat sendiri arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan lebih sepi dibanding biasanya," kata Benhard.

Menurut dia, Jalan Gunung Sahari Raya merupakan jalan arteri utama yang menghubungkan wilayah Jakarta Utara dengan pusat kota.

Ruas jalan ini cukup pada dilintasi oleh warga baik dari Jakarta Utara maupun dari Jakarta Pusat.

Untuk mengawasi jalannya kebijakan ini Sudin Perhubungan Jakarta Utara menerjukan 50 personel di siagakan di setiap titik bersama anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Utara.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah bersiap memulai pemberlakuan perluasan sistem Ganjil Genap, di 25 ruas jalan.

Pemasangan rambu hingga sosialisasi telah digencarkan agar dapat dipahami para pengendara roda empat atau lebih.

Sistem ini dianggap dapat menurunkan potensi polusi udara bersumber dari kendaraan bermotor ini salah satunya akan diterapkan di ruas Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga