Sebelum Tewas Tertembak, YD Sempat Pesta Sabu di Hotel Pekanbaru

Sebelum Tewas Tertembak YD Sempat Pesta Sabu di Hotel Pekanbaru Kapolres 50 Kota saat melihatkan sejumlah barang bukti senjata api dan narkoba jenis sabu, Sabtu (7/9/2019)( Foto: Polres 50 Kota)

Covesia.com - Seorang bandar sabu, YD (32) yang tewas dalam kontak senjata di depan Mapolres 50 kota dengan petugas, ternyata baru saja selesai menggelar pesta sabu-sabu di salah satu Hotel di Pekanbaru. Pesta narkoba ini dilakukan disalah satu kamar hotel bersama teman wanitanya NL (30) dan dua rekannya yang lain.

“Sebelum berangkat, kami nginap di hotel. Kami dua pasang didalam kamar, dua laki-laki dan dua perempuan. Disana kami memakai sabu-sabu dulu sebelum berangkat ke Sumbar,” kata NL di hadapan penyidik Satresnarkoba, Polres 50 Kota, Sabtu (7/9/2019). 

Alasan NL, ia dan YD memakai sabu-sabu untuk meningkatkan stamina karena akan berjalan jauh dari Kota Pekanbaru menuju salah satu kota di Sumbar. Sekitar pukul 05.00 WIB, mereka berdua berangkat menuju Sumbar. 

“Kami makai sabu terlebih dahulu, biar lebih bugar dan tidak ngantuk saat di perjalanan. Lepas adzan subuh, baru kami berangkat ke Sumbar,” ujar NL.

Baca: Lari dari Kejaran Polisi, Seorang Bandar Sabu Tewas Tertembak di Depan Mapolres 50 Kota

Sebelumnya, Satresnarkoba dan Satreskrim Polres 50 Kota terlibat baku tembak dengan salah seorang bandar narkoba asal Pekanbaru, YD (32) di depan Mapolres 50 Kota, Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam aksi kontrak senjata ini, YD tewas setelah peluru polisi menembus lehernya. Sedangkan NL, rekan YD juga terluka di tangan kanan karena terserempet peluru polisi. 

Saat dilakukan penggeledahan di mobil Honda Jazz warna putih BM 1516 SF milik YD, ditemukan sekitar setengah kilogram sabu-sabu, 1 timbangan digital dan 1 buah senjata api jenis FN. Kejadian kontak senjata ini berawal saat YD menerobos razia Satlantas Polres 50 Kota di wilayah Pangkalan sembari mengacungkan senjata api ke arah petugas dan pengendara lain. 

Petugas yang melihat hal tersebut langsung berkoordinasi dengan petugas Piket di Mapolres 50 kota. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara YD dengan petugas Satlantas. Beberapa kali, YD menabrak kendaraan lain di sepanjang jalan dari Pangkalan hingga depan Mapolres 50 Kota.

(agg/don)

Berita Terkait

Baca Juga