Harimau Muncul di Pemukiman Warga Pacitan, Warga Dibikin Resah

Harimau Muncul di Pemukiman Warga Pacitan Warga Dibikin Resah Ilustrasi (dok.covesia.com )

Covesia.com - Kemunculan harimau di permukiman warga di Pacitan membuat warga resah. Tak sekadar takut pergi ke ladang, warga Dusun Gayam, Desa Gemaharjo, itu bahkan membiarkan tanaman cengkeh siap panen mengering di dahan. Mereka berharap binatang buas tersebut bisa dipindahkan.

"Sebenarnya sampai saat ini tidak mengganggu warga. Hewan ternak juga tidak diapa-apakan. Tapi namanya binatang buas ya tetap saja bikin takut," tutur Gamin (60) warga setempat ditemui detikcom di rumahnya, Minggu (25/8/2019).

Gamin berharap ada pihak terkait yang bisa memindahkan harimau liar itu ke tempat yang jauh dari permukiman. Pasalnya, jika tetap dibiarkan berkeliaran akan mengganggu aktivitas keseharian warga. Ini karena sebagian enggan bekerja di luar rumah.

"Yang kami khawatirkan itu kalau lama-lama menyerang hewan ternak atau juga manusia," imbuhnya.

Hal senada dikatakan Sabar (42), menantu Gamin. Pria yang juga menjabat anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) ini mengaku bisa memahami keresahan warga. Apalagi binatang liar pemangsa itu kerap muncul tak jauh dari permukiman.

Sejak dikunjungi Forkompimcam, Dinas Lingkungan Hidup dan BKSDA, bapak satu putri itu pun serta merta menjadi sukarelawan. Tiap pagi dirinya rutin memeriksa beberapa lokasi yang diyakini menjadi tujuan harimau pada malam hari.

Jika mendapati adanya jejak kaki baru, Sabar segera melaporkan ke Dinas Lingkungan maupun BKSDA. Informasi tersebut akan menjadi rujukan untuk tindakan selanjutnya.

"Mudah-mudahan segera ada jalan keluar yang terbaik. Kalau saya pribadi ya bagaimana caranya harus dijauhkan dari lingkungan sini," tambahnya di sela memeriksa kawasan sekitar mata air yang diduga kerap didatangi harimau pada malam hari. 

(dtc)

Berita Terkait

Baca Juga