Dampak Karhutla Riau, BMKG: Terjadi Penurunan Kualitas Udara

Dampak Karhutla Riau BMKG Terjadi Penurunan Kualitas Udara Ilustrasi (Foto: Antara)

Covesia.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, berdampak pada kabut asap yang mulai menyelimuti sebagian wilayah di Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Koto Tabang, Wan Dayantolis saat dikonfirmasi mengungkapkan terjadi penurunan kualitas udara dampak dari Karhutla di Riau karena angin bertiup ke arah Barat.

"Untuk PM 10 (kualitas udara) 24 jam yang terpantau tadi pagi masih dalam kualitas baik dan sedang," katanya, Jumat (23/8/2019).

Ia menjelaskan trayektori asap pada. tanggal 22 Agustus 2019  pukul 16.00 WIB  menunjukkan asap terdeteksi di sebagian wilayah Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Arah angin cenderung dari Tenggara ke Barat Laut, dan penyebaran asap cenderung ke Barat laut.

"Dalam skala 24 jam kualitas udara turun ke level sedang," ucapnya.

Hingga pukul 14.00 WIB, Jumat siang ujarnya dalam 24 jam masih terpantau adanya hotspot di wilayah Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.

"Hal ini diperparah oleh rendah atau minimnya curah hujan dalam 30 hari terakhir," sebutnya.


(deb)

Berita Terkait

Baca Juga