Aksi Spontan Pelajar Cianjur Tolong Aiptu Erwin Terbakar Saat Kawal Demo Mahasiswa ini Tuai Pujian

Aksi Spontan Pelajar Cianjur Tolong Aiptu Erwin Terbakar Saat Kawal Demo Mahasiswa ini Tuai Pujian Seorang pelajar menolong Erwin Yudha, anggota Babinkantibmas Polsek Cianjur Kota. (Foto: istimewa/detikcom)

Covesia.com - Aksi demo mahasiswa di depan Pemkab Cianjur ricuh dan berujung terbakarnya anggota polisi. Erwin Yudha, salah satu anggota Babinkantibmas Polsek Cianjur Kota, terkapar akibat sekujur tubuhnya terbakar. Polisi berpangkat Aiptu itu tengah bertugas mengawal aksi demo mahasiswa di depan Pendopo Cianjur, Kamis (15/8).

Secepat kilat beberapa orang memadamkan api yang menyala di tubuh Erwin. Tidak lama, seorang pelajar berseragam batik mendekat. Ia memberikan tangannya sebagai sandaran dan memberikan minum air mineral kepada Erwin.

Pelajar itu diketahui bernama M Ridwan Suryana. Ia siswa kelas XII jurusan akuntansi di SMK Pasundan Cianjur. Foto Ridwan saat menolong Aiptu Erwin viral di media sosial.


Ridwan mengaku spontanitas menolong polisi tersebut. "Saat itu jam 11.30 WIB, jam istirahat. Saya beli jajan, kebetulan lihat ada demo mahasiswa di depan gerbang Pendopo. Saya enggak berani mendekat karena takut ada apa-apa. Tidak lama, enggak tahu jam berapa, tiba-tiba ada huru-hara begitu," cerita Ridwan kepada detikcom di kantor Pemkab Cianjur, Jumat (16/8/2019).

Saat itu, Ridwan melihat langsung seseorang berlari dengan kondisi tubuh terbakar. Ia tidak berani mendekat karena situasinya sangat mengerikan. Setelah api dipadamkan, sosok tubuh terbakar itu terbaring di tepian jalan.

"Saya enggak ikut padamkan api karena ngeri. Setelah api padam, korban itu terbaring sendirian di trotoar. Saya beranikan diri mendekat kasih minuman. Saat itu korban teriak-teriak sambil kejang, saya tenangin dan kepalanya itu saya sandarkan ke tangan," tutur Ridwan.

Ridwan menyadari kondisi tubuh Erwin yang ditolongnya mengalami luka terbuka. Ia melihat saat itu beberapa orang masih dalam kondisi panik termasuk rekan-rekan Erwin yang tengah mengejar para demonstran.

"Saya spontanitas saja. Saya tidak kenal beliau, hanya perasaan ingin menolong saja. Karena saat itu posisinya sendirian. Saya lihat beberapa media sedang liputan, polisi-polisi juga sibuk mengejar para pelakunya. Saya temani sambil sesekali berteriak minta tolong," ujarnya.

Lalu datang petugas Satpol PP memberikan air minum. Tidak lama beberapa polisi juga datang mendekat.

"Saya bilang, pak polisi ini teman bapak, tolongin. Baru saat itu ada yang mendekat. Karena enggak ada ambulans, akhirnya beliau di bawa pakai angkot ke rumah sakit. Saya ikut gotong bersama polisi yang lain," kata Ridwan.

Ridwan tidak mengetahui aksinya itu terekam kamera warganet hingga akhirnya foto-fotonya itu viral di media sosial dan di-posting salah seorang gurunya.

"Saya baru tahu nama polisi yang ditolong itu dari berita. Saya juga lihat ada foto saya tersebar di media sosial. Jujur itu aksi spontanitas dan bukan untuk eksistensi atau apa, benar-benar atas dasar kemanusiaan," ucap Ridwan.

Ridwan memang tengah praktik kerja lapangan (PKL) di kantor wakil Bupati Cianjur. Ia berdomisili di Kampung Jangari Kidul, Desa Bobojong, Kecamatan Mande.

Foto Ridwan saat menolong Aiptu Erwin ini viral di Facebook setelah akun Arif Hidayat postingan yang disertai narasi kekagumannya atas tindakan Ridwan. Postingan itu dikomentari ratusan warganet dan dibagikan hampir seribu kali.

"Aku bangga padamu nak!

Batik kebanggaan kita adalah cerminan bahwa dirimu contoh dari kebaikan. Menolong bapak aparat yg terbakar dari demo yg terjadi di cianjur.

Semoga bapak polisi cepat sembuh bisa brg dgn keluarga lg dan bertugas kembali," tulis Arif.

Sumber: Detikcom

Berita Terkait

Baca Juga