Berstatus Waspada, Pendaki Diimbau Tak Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Marapi

Berstatus Waspada Pendaki Diimbau Tak Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Marapi Dok. Antara

Covesia.com - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar masih berada di status waspada dan kepada masyarakat diimbau untuk tidak mendaki dalam merayakan HUT RI 17 Agustus 2019 di puncak Marapi.

Status waspada tersebut sudah diberlakukan semenjak 3 Agustus 2011 hingga hingga saat ini dikarenakan erupsi atau letusan bisa saja terjadi secara tiba-tiba.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi di Bukittinggi, Kamis (15/8/3019), Teguh Purnomo mengatakan dalam status waspada ini para pendaki, wisatawan atau masyarakat setempat, direkomendasikan untuk tidak berada di radius 3 kilometer dari kawah atau pusat erupsi, karena sangat berbahaya bagi keselamatan, jika sewaktu-waktu Gunung Marapi meletus.

"Kawasan cadas itu masuk lokasi berbahaya. Lokasi yang aman itu berada di kawasan Pintu Angin," jelas kata Teguh Purnomo.

Meski sepanjang 2019 hingga pertengahan Agustus ini Gunung Marapi tidak pernah meletus, namun aktivitas vulkanik Gunung Marapi setiap harinya sangat fluktuatif.

Dari data PGA Marapi sepanjang dari Selasa (13/8/2019), Gunung Marapi mengalami satu kali gempa tornillo. Sebelumnya pada Senin (12/8/3019) Gunung Marapi juga mengalami dua kali gempa tornillo, serta tiga kali gempa vulkanik dalam.

Untuk itu Teguh Purnomo menyarankan kepada pendaki yang ingin merayakan HUT RI 2019 di kawasan puncak Gunung Marapi, sebaiknya para pendaki berpikir-pikir lagi, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan diri.

“Untuk surat imbauan secara resmi tentu bukan tugas kita karena itu tugas pemerintah daerah. Biasanya pemerintah daerah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat atas rekomendasi dari pihak pusat. Pihak pusat mengeluarkan rekomendasi larangan atas laporan yang kita berikan setiap harinya,” tuturnya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga