Inggris Saran Ada Penyelidikan Independen Terkait Protes Massa di Hong Kong

Inggris Saran Ada Penyelidikan Independen Terkait Protes Massa di Hong Kong Warga Hong Kong turun ke jalan di kawasan distrik Sha Tin, Minggu (14/7/2019), untuk menolak RUU Ekstradisi. Antara Foto/ Reuters/ Tyrone Siu

Covesia.com - Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, pada Jumat meminta penyelidikan independen terhadap aksi protes baru-baru ini di bekas koloninya Hong Kong.

Dalam percakapan telepon dengan pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam, Raab mengecam kekerasan tersebut namun menekankan soal hak untuk melakukan aksi protes damai.

"Menteri Luar Negeri menekankan perlunya membuka dialog politik dan penyelidikan independen menyeluruh peristiwa baru-baru ini sebagai cara untuk membangun kepercayaan," kata Kantor Raab di London dalam satu pernyataan, seperti dilansir Antara, Sabtu (10/8/2019).

"(Ia) mengecam aksi kekerasan oleh semua pihak namun menggarisbawahi hak untuk menggelar protes secara damai, mengingat bahwa ratusan ribu warga Hong Kong memilih jalan ini untuk mengekspresikan pandangan mereka," tambahnya.

"Ia menegaskan bahwa kekerasan seharusnya tidak memperkeruh tindakan sah mayoritas."

Sumber: Antara/Reuters

Berita Terkait

Baca Juga