Idul Adha, ini Ciri-ciri Hewan Kurban Sehat yang Perlu Anda Ketahui

Idul Adha ini Ciriciri Hewan Kurban Sehat yang Perlu Anda Ketahui Ilustrasi hewan kurban (Dok.Covesia)

Covesia.com - Berkurban di Hari Raya Idul Adha tentu menjadi keinginan setiap umat muslim. Salah satu nilai terpenting dalam ibadah kurban adalah memberikan kurban yang terbaik. Dengan demikian, pemilihan hewan kurban yang kuat dan sehat menjadi pilihan utama.

Dirangkum covesia dari berbagai sumber, berikut ciri-ciri atau tanda yang dapat dikenali untuk mengetahui apakah hewan kurban dalam kondisi baik dan sehat:

  • Secara fisik memilih hewan kurban seperti sapi, kambing dan domba bisa melihat aktivitasnya. Bila pergerakannya aktif saat didekati, itu berarti hewannya sehat. Gerakan dan temperamennya bebas, lincah, kuat, bersemangat, tidak pincang, tidak gelisah, dan selera makannya bagus.
  • Rambut atau bulunya halus, mengkilap, tidak rontok, tidak mengalami kebotakan, tidak berdiri,tidak ada perubahan warna, tidak dihinggapi parasit kulit (caplak, tungau, kutu).
  • Matanya bersinar dan jernih, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air (eksudat), tidak berwarna merah (yang berarti juga tidak sedang terjadi perdarahan), dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang. Bila ditemukan mata hewan ternak yang beleken dan keruh, itu berarti sedang sakit.
  • Bentuk tubuhnya harus standar. Pengertian standar untuk sapi dan kerbau, tulang punggungnya relatif rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, dan postur tubuhnya ideal. Postur tubuh ideal yang dimaksud, misalnya kombinasi perut, kaki depan dan belakang, kepala, dan leher seimbang.
  • Selain itu, dapat pula dilihat pada bagian mulut. Apabila mulutnya mengeluarkan air liur yang banyak, atau tampak di mulutnya terdapat bintil-bintil berwarna merah, tentu hewan tersebut harus diwaspadai, mungkin mengidap penyakit. Adapun ternak yang cacat adalah karena salah satu bagian dari tubuhnya hilang atau rusak, misalnya tanduknya patah sebelah, tulang kakinya patah. Sikap berdirinya tegak, kokoh, kuat, dan bertumpu pada keempat kaki.
  • Hidung terlihat basah, bersih, dan tidak mengeluarkan cairan. Selaput lendir hidung berwarna merah terang.
  • Mulut dan gusi bersih, tidak ngiler, tidak mengeluarkan eksudat, tidak menganga, dan tidak ada bercak-bercak peradangan.
  • Celah kuku bersih, tidak ada luka, tidak ada peradangan, tidak ada pembengkakan.
  • Kulitnya lentur/elastis, tidak ada penebalan, tidak ada bisul, tidak ada luka.
  • Bagian pangkal hingga ujung ekor bersih, licin, kering. Bulu ekor lebat, bersih, dan kering.
  • Bagian dubur/anus bersih, kering, dan tidak menunjukkan tanda-tanda diare (mencret).
  • Jika saat musim hujan, maka waspadalah karena hewan rawan terkena diare dan cacingan.Biasanya pada hewan yang cacingan kulitnya terlihat kusam dan badannya kurus.
  • Waspadalah terhadap hewan ternak yang kulitnya mengalami korengan. Itu berarti hewan tersebut mengalami penyakit kulit sceabie.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga