Berikut Kronologis Penggeledahan Rumah di Berok Nipah Padang oleh Densus 88

Berikut Kronologis Penggeledahan Rumah di Berok Nipah Padang oleh Densus 88 Petugas berjaga di sekitar rumah terduga N saat proses penggeledahan oleh Densus 88. Foto: istimewa

Covesia.com - Kurang lebih satu jam Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, melakukan penggeledahan di salah satu rumah di RT 4 RW 2 Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Jumat (19/7/2019) sore. 

Informasi yang diperoleh, diketahui rumah yang digeledah oleh Densus 88 tersebut, milik warga atas nama N (33), yang sebelumnya sudah ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis (18/7/2019) malam. Namun belum diketahui lokasi awal penangkapan terhadap N, sehingga rumahnya digeledah. Penggeledahan itu dikabarkan terjadi sekitar pukul 15.10 WIB.

Baca: Rumah di Berok Nipah Padang Digeledah Densus 88, Sejumlah Barang Disita

Ketua RW 02 Kelurahan Berok Nipah, Rivianti membenarkan adanya penggeledahan di salah satu rumah warganya. Namun, pihak kepolisian tidak memberikan penjelasan penggeledahan itu terkait persoalan apa.

"Yang saya dengar densus hanya bilang terlibat jaringan saja. Tapi daerah sekitar rumah tersebut disterilkan. Waktu penggeledahan  tidak ada N. Mereka mengatakan sudah ditangkap tadi malam. Sekarang ingin mengambil barang yang ingin dibawa ke kantor untuk penyelidikan," kata Rivianti.

Lajut Rivianti, ia mengaku tidak mengetahui barang apa saja yang dibawa Densus 88 tersebut. Karena menurutnya, penggeledahan langsung didampingi Ketua RT. 

Di sisi lain Ketua RT 4 Kelurahan Berok Nipah Syaiful, menyebutkan ada beberapa barang yang dibawa Densus 88 saat penggeledahan, seperti CD, laptop, handphone, dan berupa cangkir. 

"Saat penggeledahan ada Densus dan Brimob. Kira-kira penggeledahan itu, kurang lebih satu jam. Kalau alasan penggeledahan saya kurang tahu. Mereka hanya bilang, izin untuk mengeledah dan pelaku sudah diamankan.

Dikatakan Syaiful, saat rumah digeledah hanya ada anak N. N sehari-hari bekerja sebagai pengendara ojek. Kemudian istrinya guru, sedangkan anak-anaknya kecil masih sekolah dasar.

Kontributor: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga