Penjelasan Golkar Terkait Minta Pengamanan di Kantor DPP

Penjelasan Golkar Terkait Minta Pengamanan di Kantor DPP Ilustrasi

Covesia.com - Beredar surat permohonan bantuan pengamanan kepada kepolisian untuk Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat. Partai Golkar menjelaskan maksud surat tersebut.

Dalam surat tertanggal 12 Juli 2019 itu DPP Golkar meminta pengamanan kepada Polres Jakarta Barat. Pengamanan tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di Sekretariat DPP Partai Golkar yang terletak di Jalan Anggrek Nelly Murni XI A, Slipi, Jakarta Barat.

Surat ditujukan kepada Kapolres Metro Jakarta Barat. Sedangkan surat ditandatangani oleh Sekjen Golkar, Lodewijk F. Paulus dan Ketua Korbid Kepartaian, Ibnu Munzir. Dalam surat itu DPP Golkar meminta agar dilakukan pengamanan selama 24 jam dengan jumlah personil satu Satuan Setingkat Regu (SSR) berjumlah sepuluh orang personil.

Sementara itu, Golkar membenarkan adanya surat permohonan pengamanan tersebut. Golkar menyebut surat tersebut hanya untuk menjaga keamanan di kantor DPP Golkar.

"Itu surat permintaan pengamanan biasa untuk menjaga keamanan di kantor DPP Partai Golkar," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Rabu (17/7/2019).

Ace mengatakan pengamanan tersebut biasa dilakukan oleh Golkar apabila ada aktivitas di DPP. Ia menambahkan bahwa jumlah personil polisi yang disiagakan tidak begitu besar.

"Tidak perlu dibesar-besarkan. Biasa saja. DPP Partai Golkar kan kalau ada aktivitas selalu meminta pengamanan ke pihak kepolisian. Jumlahnya juga kan tidak besar," kata Ace. 

(lif/dtc)

Berita Terkait

Baca Juga