Penjelasan Para Guru Terkait Kondisi MRF: Gangguan Makhluk Halus, Diruqyah dan Dibawa ke Psikiater

Penjelasan Para Guru Terkait Kondisi MRF Gangguan Makhluk Halus Diruqyah dan Dibawa ke Psikiater M. Syukri dan anaknya MRF saat ditemui di kediamannya, Senin (15/7). Foto: Angga

Covesia.com - Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Yusuf Lubis membantah ada pembullyan dan pemalakan yang dialami salah seorang siswa, MRF (15) yang berujung pada gangguan jiwa. Kepala Sekolah yakin ganggguan jiwa yang dialami MRF dikarenakan faktor keturunan dan gangguan makhluk halus.

Dijelaskannya, gangguan jiwa yang dialami oleh MRF dikarenakan faktor keturunan. Keluarga dan kerabat MRF memiliki historis kelainan kejiwaan, termasuk MRF itu sendiri. 

Untuk menegaskan pernyataannya, Yusuf Lubis juga menghadirkan beberapa guru yang di antaranya Walikelas MRF Meinilwati, Guru BK Akmal M. Astar, guru yang juga kerabat MRF Martanti, tetangga MRF yang juga Guru Yusvia Helmi dan Wakil Kesiswaan, Firdaus Ilahi.

Baca: Diduga Kerap Dibully dan Dipalak, Seorang Siswa di 50 Kota Alami Gangguan Jiwa

Akmal M. Astar, Guru BK MRF mengaku kerap memanggil MRF karena kurang bersosialisasi dengan sesama siswa. Sering diberi nasihat untuk bergaul.  

“Sering siswa ini (MRF) saya temui secara pribadi di kelas maupun menyuruhnya ke ruang BK. Kenapa tidak mau bergaul. Apakah ada masalah di sekolah atau di keluarga. Dan MRF ini terus bilang ia tidak ada masalah dan banyak diam. MRF ini selalu saya pantau perkembangannya secara khusus,” jelasnya.

Di hari terakhir MRF masuk sekolah, Senin (17/06/2019), Akmal mengaku mendapatkan informasi dari siswa bahwa MRF tengah ketakutan. 

Spontan ia mendatangi MRF dan di sana dia melihat MRF mangaku sedang dipanggil-panggil oleh sosok makhluk berbadan besar dan berwarna hitam dari Labor Komputer sekolah. 

Baca: KPAI Minta Pemda Segera Rehabilitasi Mental MRF Siswa Korban Bullying di 50 Kota

Saat itu, lanjut Astar, pandangan matanya terlihat kosong dan sudah terlihat ada tanda-tanda kelainan dari dalam diri MRF.

"Seperti ada gangguan dari makhluk halus yang mengguncang jiwa anak ini,” kata Akmal.

Usai kejadian itu, MRF tidak lagi masuk sekolah. Beberapa hari kemudian para guru mengunjungi kediaman MRF dan didapati ada kelainan yang mencolok dalam diri MRF. 

"Ia sudah susah diajak komunikasi dan terlihat stress," ungkap Astar.

Baca juga: Bantah MRF Depresi Dibully, Kepsek: Diduga Karena Faktor Keturunan dan Makhluk Halus

Saat mengunjungi rumah MRF inilah, pihak sekolah mengetahui ada salah seorang guru SMP Negeri 1 Harau, Martanti yang memiliki tali darah dengan keluarga MRF. 

Dari penuturan Martanti, beberapa anggota keluarga dan kerabat MRF juga mengalami hal serupa yaitu kerap didatangi makhluk halus dan mengalami stress.

“Tidak hanya MRF, ibunya begitu juga. Ada juga kerabat dan keluarganya yang lain seperti itu. Mereka suka didatangi makhluk halus dan akhirnya stress. Saya tahu itu. Semua orang dilingkungan rumah MRF tahu hal ini,” kata Martanti kepada Covesia.com di ruang Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Harau.

Atas penuturan Martanti inilah, Yusuf berinisiatif membawa MRF untuk di ruqyah dan menjalani pengobatan alternatif, termasuk ke psikiater.

“Kami sudah membawa MRF ke orang pintar untuk di Ruqyah. Sekarang kondisinya sudah membaik dan bisa berkomunikasi sedikit. Kemudian kami telah membawanya ke psikiater juga,” tutup Yusuf Lubis. 

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga