Koalisi Antikorupsi: TGPF Bentukan Polri Gagal Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

Koalisi Antikorupsi TGPF Bentukan Polri Gagal Tuntaskan Kasus Novel Baswedan Dok. Anadolu Agency

Covesia.com - Koalisi Masyarakat Antikorupsi mengatakan Tim Gabungan Pencari Fakta bentukan Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian gagal menyelesaikan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Menurut koalisi, hingga batas waktu yang ditentukan, TGPF belum dapat mengungkap aktor yang bertanggung jawab atas penyerangan ini

"Enam bulan pasca resmi didirikan, tim tersebut tidak dapat mengungkap satu pun aktor yang bertanggung jawab atas cacatnya mata kiri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut,” kata Yati Andriyani mewakili Koalisi Masyarakat Antikorupsi dilansir dari Anadolu Agency, Senin (8/7/2019).

Koalisi beranggotakan ICW, KontraS, LBH Jakarta, YLBHI, Amnesty Internasional, dan Change.org ini mengatakan sejak awal tim ini pertama kali dibentuk pada 8 Januari 2019 sudah pesimistis atas kinerjanya. 

Koalisi menilai sejak pertama kali dibentuk, masyarakat pesimis atas kinerja tim tersebut karena jika dilihat komposisi anggotanya, 53 orang di antaranya berasal dari unsur Polri.

“Selain itu, saat pertama kali kasus ini mencuat diduga ada keterlibatan polisi atas serangan terhadap Novel sehingga patut diduga akan rawan konflik kepentingan,” kata Yanti.

Koalisi selanjutnya menganggap proses pemeriksaan yang dilakukan oleh tim tersebut sangatlah lambat dan terkesan hanyalah formalitas belaka.

Koalisi mendesak agar Presiden Joko Widodo untuk segera membentuk TGPF independen dan menuntut Tim Satuan Tugas untuk menyampaikan laporannya kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga