Mengenal Prof Yuliandri, Guru Besar Ilmu Perundang-undangan yang Terpilih jadi Rektor Unand

Mengenal Prof Yuliandri Guru Besar Ilmu Perundangundangan yang Terpilih jadi Rektor Unand Prof Yuliandri

Covesia.com -  Prof Yuliandri terpilih sebagai Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang periode 2019 -2023 pada pemilihan yang diikuti oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi bersama Senat Akademik Unand di Padang, Rabu (26/6/2019) mengalahkan calon petahana Prof Tafdil Husni.

Yuliandri berhasil unggul dari dua kandidat lainnya dengan perolehan suara 68 dari total 115 suara yang diperebutkan.

Sementara dua pesaingnya yaitu Prof Tafdil Husni yang merupakan calon petahana memperoleh 40 suara dan Prof Hairul Abrar memperoleh tujuh suara.

Yuliandri terpilih dalam proses pemilihan pada rapat senat tertutup diikuti Senat Unand bersama perwakilan dari Kemenristek Dikti dengan sistem pemungutan suara melalui pencoblosan.

Dalam hal ini Senat Unand miliki 65 persen suara dan Kemenristekdikti sebanyak 35 persen suara.

Dilansir dari wikipedia, Prof Yuliandri lahir di Sungai Tarab, Tanah Datar, Sumatra Barat, 18 Juli 1962, umur 56 tahun. Ia seorang akademisi dan pakar hukum Indonesia dari Universitas Andalas, Padang, Sumatra Barat. Ia dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu perundang-undangan pada Juli 2009. Yuliandri merupakan guru besar kedua di Indonesia setelah Prof. Maria Farida di bidang tersebut.

Selain sebagai guru besar, Yuliandri juga dipercaya menjabat Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) untuk periode 2010- 2014.

Yuliandri ditunjuk menjadi wakil ketua merangkap anggota Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Calon Anggota Komisi Yudisial (KY) periode 2015 - 2020 oleh Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 6 Tahun 2015 pada 23 Februari 2015.

Sebelumnya, pada Januari 2015, bersama I Dewa Gede Palguna, Yuliandri lolos dalam seleksi sebagai calon Hakim Konstitusi, namun Presiden Jokowi kemudian memilih I Dewa Gede Palguna menjadi hakim konstitusi menggantikan Hamdan Zoelva.

Pendidikan

- SD Negeri Sungaitarab, Tanah Datar (1974)

- SMP Negeri Sungaitarab, Tanah Datar (1977)

- SMA Negeri Batusangkar, Tanah Datar (1981)

- Sarjana Hukum (SH) dari Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang (1986)

- Pendidikan Suscados Kewiraan, Lemhannas Angkatan XXVIII (1988/1989)

- Magister Hukum (MH) dari Universitas Padjadjaran Bandung (1993)

- Pendidikan Legal Drafting dari Economic Law Institutional & Professional Strengthening Project (ELIPS) dan didukung oleh USAID, Jakarta (2004)

- Doktor Hukum Perundang-undangan dari Universitas Airlangga, Surabaya (2007) 

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga