Ancam Kesehatan Warga Talawi, LBH Desak Operasional PLTU Ombilin Dihentikan

Ancam Kesehatan Warga Talawi LBH Desak Operasional PLTU Ombilin Dihentikan Foto: Laila Marni

Covesia.com - Kondisi kesehatan masyarakat di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto yang berada di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin kian menghawatirkan. Hal itu menurut Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang terjadi karena polusi udara akibat kebocoran limbah FABA (fly ash and bottom ash).

Karena itu, LBH Padang mendesak otoritas PLTU Ombilin segera menghentikan operasional PLTU hingga proses perbaikan kebocoran limbah selesai diatasi.

"(Otoritas) PLTU Ombilin tidak melaksanaan sepenuhnya paksaan pemerintah sebagaimana sanksi Kementrian LHK," ungkap Direktur LBH Wendra Rona Putra saat konferensi pers di Kantor LBH Padang, Senin (24/6/2019). 

Baca juga: Limbah FABA Bocor, LBH: Kondisi Masyarakat di Sekitar PLTU Ombilin Mengkhawatirkan

Sejak 28 Agustus 2018, kata Wendra, Kementerian LHK telah menerbitkan Keputusan No.5550/Menlhk-PHLHK/PPSA/GKM.0/8/2018 tentang penerapan sanksi administratif paksaan pada Pemerintah kepada PT.PLN Pembangkitan Sumatra Bagian Selatan sektor Ombilin yang juga menyinggung pelanggaran yang dilakukan PLTU Ombilin terkait pencemaran udara. 

“Kelalaian ini berdampak fatal terhadap kondisi lingkungan serta kesehatan masyakat,” sebut Wendra. 

Selain itu, LBH Padang juga meminta KLHK untuk mengambil langkah tegas berupa penegakan hukum pidana lingkungan terhadap potensi pelanggaran tersebut. 

"Kami juga meminta Kementrian ESDM untuk segera melakukan evaluasi pelaksanaan operasional PLTU Ombilin yang dinilai telah berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan," tutupnya.

Kontributor Padang: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga