Kondisi Bangunan Memprihatinkan, Pasaman Bangun Dua Pasar Rakyat Dengan Anggaran Rp2 Miliar

Kondisi Bangunan Memprihatinkan Pasaman Bangun Dua Pasar Rakyat Dengan Anggaran Rp2 Miliar Kondisi Pasar Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman yang kondisinya memprihatinkan yang bakal dibangun, Selasa (18/06/2019)

Covesia.com-Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat bakal melakukan pembangunan terhadap dua Pasar Rakyat yang kondisinya kita memprihatinkan di tahun 2019 ini.

Dinas Perindagnaker Pasaman melalui Kabid Perdangan, Ishak kepada covesia.com, Selasa (18/06/2019) mengatakan dua Pasar Rakyat itu yakni Pasar Salibawan, Kecamatan Lubuk Sikaping dan Pasar Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari.

"Kondisinya memang sudah sangat memprihatinkan. Tidak sedikit para pedagang mengeluhkan kondisi bangunannya yang sudah lapuk dan hampir roboh. Kemudian banyak atap los Pasar itu sudah ternganga dan bocor,"kata Ishak.

Adapun sumber dana pembangunan dua Pasar Rakyat itu kata dia berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat.

"Untuk Pasar Salibawan pagu anggarannya sebesar Rp1,5 Milyar. Sedangkan untuk Pasar Ladang Panjang sebesar Rp1, 075 Milyar,"katanya.

Saat ini kata dia, proyekbpembangunan itu sedang proses lelang di ULP setempat. "Kita harapkan dalam bulan ini selesai proses lelang. Sehingga bisa cepat dumulai pembangunannya oleh pihak rekanan. Karena pembangunan kedua Pasar Rakyat ini ditargetkan selesai bulan November 2019 ini. Sehingga pada Bulan Desember 2019 sudah bisa dipergunakan pedagang dengan baik,"katanya.

Namun kata dia, selama proses pembangunan berlangsung kegiatan jual-beli di pasar itu tidak dihentikan. "Tidak dihentikan. Karena kedua pasar itu sudah menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat. Namun nanti kepada pedagang akan digeser dari lokasi pembangunan. Agar aman dari material bangunan dan tidak menimbulkan korban jiwa juga,"tutupnya.

(Hri/utr)

Berita Terkait

Baca Juga