Kebutuhan Pokok di Pasar Raya Padang Meningkat 20 Persen Pasca Lebaran

Kebutuhan Pokok di Pasar Raya Padang Meningkat 20 Persen Pasca Lebaran Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang, Jumat (14/6/2019)(Foto: Iqbal/ Covesia)

Covesia.com - Pasca libur lebaran, permintaan kebutuhan pokok di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat meningkat. Permintaan meningkat hingga 20 persen. 

Ditemui covesia.com, Jumat (14/6/2019), pedagang telur, Arya merasakan permintaan pembeli dari hari biasanya meningkat. Menurutnya, hal tersebut telah biasa terjadi setelah lebaran. 

"Ini wajar terjadi sehabis lebaran, warung-warung dan rumah makan kembali buka usai lebaran. Mereka sekali belanja kemari borongan," papar Arya. 

Arya juga mengatakan, harga telur di pasaran kembali normal usai lebaran. Harga telur per karton Rp38 ribu dan telur kualitas atas Rp40 ribu. "Kini harga telur sudah normal," jelasnya.

Sementara itu, pedagang ayam, Anton mengaku sepi pembeli usai lebaran. Lonjakan pembeli hanya dirasakan Anton saat bulan puasa dan jelang lebaran. 

Anton mengatakan, pembeli sebagian besar berasal dari pemilik rumah makan yang memesan stok ayam lebih banyak.

"Pembeli harian sudah sepi, sekarang stok ayam hanya dipesan oleh pemilik rumah makan," lanjutnya. 

"Warung ampera dan rumah makan sudah banyak bukak usai lebaran. Kondisi ini mengakibatkan meningkatnya kebutuhan daging ayam meningkat hingga 20 persen dari hari-hari biasanya," kata Anton. 

Ditemui terpisah, pedagang cabe merah, Husnah mengatakan permintaan cabe merah dan bawang masih seperti hari biasanya. Sama dengan pedagang lain, stok cabe kebanyakan dibeli oleh pemilik rumah makan. 

"Harga cabe naik dari Rp34 ribu hingga Rp38 ribu. Selain cabe, harga kebutuhan pokok lainnya masih terbilang stabil," papar Husnah.

Kontributor Padang: Muhammad Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga