Komunitas LGBT AS Peringati 50 Tahun Kerusuhan Stonewall

Komunitas LGBT AS Peringati 50 Tahun Kerusuhan Stonewall Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Komunitas LGBT Amerika Serikat lakukan pawai untuk memperingati 50 tahun kerusuhan Stonewell. Parade dan pawai tersebut diikuti oleh ribuan orang. Namun, hal itu juga menuai protes dari masyarakat seperti dikutip dari laman instagram @voaindonesia Kamis, (13/6/2019).

Kerusuhan Stonewall merupakan serangkaian konflik antara pria gay dan wanita transgender dengan pihak kepolisian New York City di Stonewall Inn pada Juni 1969. Ketika polisi menggerebek bar tersebut, komunitas LGBT New York melawan dan menolak untuk ditangkap.

Bulan Juni dijadikan pride month oleh komunitas LGBT Amerika Serikat untuk memperoleh hak yang sama. Sehubungan dengan pawai tersebut, acara kontroversial yang berkaitan dengan pride month pun banyak dilakukan.

Kelompok nasionalis kulit putih misalnya, awal bulan ini melakukan unjuk rasa menentang pawai pride. Unjuk rasa dilakuakan di Dedroit.

Tandingan pawai komunitas LGBT pun akan dilakukan di Boston bulan Agustus mendatang. Pawai itu disebut-sebut untuk merayakan heteroseksualitas. Namun,straight Pride menuai kontroversi.

Penyelenggara Straight Pride, John Hugo berpendapat bahwa pawai perlu dilakukan untuk mengekspresikan diri sendiri tanpa rasa takut akan dihakimi atau dibenci.

Berbeda dengan John, @Damian_barr  memberi komentar dari akun twitter bahwa Straight Pride Paradetak perlu dilakukan karena seksualitas kaum heteroseksual tidak didiskriminasi di 72 negara.

Kontributor Covesia: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga