Tokoh Luak 50, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha Meninggal Dunia

Tokoh Luak 50 Brigjen Purn Adityawarman Thaha Meninggal Dunia Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha

Covesia.com - Seorang tokoh kebanggaan Urang Luak 50, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha meninggal dunia, Rabu (12/06/2019) sekitar pukul 23.40 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. 

Alumni SMA Negeri 1 Payakumbuh ini menderita gangguan pada usus yang dideritanya sejak lama. Saat ini, almarhum disemayamkan di rumah duka di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Informasi meninggalnya Adityawarman secara menyebar di grup-grup Whatsapp masyarakat Payakumbuh. Banyak masyarakat Payakumbuh yang merasa kehilangan akan sosok tokoh sempat ditangkap oleh pihak kepolisian beberapa hari sebelum aksi 212 tahun 2016 lalu karena dugaan makar.

Salah seorang anggota grup Whatsapp Payakumbuh Maju mengirimkan pesan; “Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah kebanggaan urang Luak 50, Adityawarman Thaha di RSPAD pukul 23.40 WIB, Rabu (12/06/2019). 

Almarhum akan disemayamkan di rumah duka di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Segala kesalahan almarhum mohon dimaafkan dan sembari kita semua mendoakan beliau diterima di sisi Allah SWT,”.

Sontak para penghuni grup yang terdiri dari berbagai tokoh dan kalangan Luak 50 menjadi kaget karena nama Adityawarman Thaha cukup harum dan sangat berpengaruh dalam pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Berbagai doa dan ucapan belasungkawa pun mengalir kepada almarhum.

Adityawarman Thaha merupakan seorang prajurit TNI yang diakui dunia di bidang penjinakan bom. Predikat ini diperoleh saat menjalani pendidikan militer di Fort Bragg, Amerika Serikat bersama purnawirawan militer lainnya seperti Sjafri Sjamsoeddin di bidang Spionase dan Anti teror.

Pria kelahiran Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota 4 Maret 1945 ini juga orang yang sangat berperan memperjuangkan sejarah PDRI. Bahkan beliau adalah orang terdepan memperjuangkan Monumen PDRI di Limapuluh Kota.

“Selamat jalan jenderal, semoga khusnul khotimah. Dalam keabadian kita akan berjumpa lagi,” ujar salah satu penghuni grup WA Payakumbuh Maju. 

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga