Jalur Satu Arah Tol Trans Jawa Mulai Diberlakukan Jumat Ini

Jalur Satu Arah Tol Trans Jawa Mulai Diberlakukan Jumat Ini Ilustrasi, Kemacetan menjelang gerbang tol Kaligangsa yang mengarah ke jalan tol fungsional Brebes-Batang di Brebes, Jawa Tengah (antara)

Covesia.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri mengatakan sistem satu arah atau "one way" di Tol Trans Jawa pada hari ini, Jumat (7/6/2019) atau "H+1" Lebaran diberlakukan mulai pukul 14.00 WIB.

Sesuai rencana, mulai 7 Juni sampai dengan 10 Juni 2019, Kakorlantas Refdi melalui siaran pers, Jumat, akan memberlakukan satu arah untuk arus balik di Tol Trans Jawa dari kilometer 414 Kalikangkung sampai kilometer 70 Cikampek Utama.

"Hari ini 'one way' diberlakukan mulai pukul 14.00 karena ada shalat Jumat dan arus keluar Jakarta masih ramai. Hari selanjutnya (8 Juni - 10 Juni) 'one way' diberlakukan mulai pukul 12.00," tuturya.

Hal itu dikatakan Irjen Refdi, seusai pihaknya memantau situasi lalu lintas di sepanjang Tol Trans Jawa.

"Setelah memantau situasi dari udara menggunakan heli dan mengamati pergerakan arus kendaraan dari timur ke barat maupun sebaliknya serta memberikan kesempatan para pemudik yang melaksanakan shalat Jumat di 'rest area' maka siang ini 'one way' akan dilepas pada 14.00 WIB, mudah-mudahan apa yang kami lakukan berjalan dengan lancar. Pemberlakuan 'one way' iniĀ  didukung mitra terkait, baik berkaitan dengan hari, tanggal, dan jam. Namun, jam bukan harga mati, kami akan lihat bagaimana volume kendaraan dan saran kewilayahan," ujar Kakorlantas Refdi.

Ia menambahkan satu arah diberlakukan hingga pukul 24.00 atau melihat situasi arus kendaraan di tol.

Refdi pun mengimbau agar masyarakat mempersiapkan kendaraan dan bahan bakar cukup sebelum melakukan perjalanan balik dan tidak berlama-lama beristirahat di "rest area".

"Kami sarankan masyarakat untuk mengecek kesiapan kendaraan dan semestinya bahan bakar sudah diisi penuh dari awal keberangkatan. Di samping itu disarankan agar masyarakat juga sudah makan terlebih dahulu karena 'rest area' akan dilakukan buka tutup apabila terjadi kepenuhan," katanya.

(ant/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga