Evaluasi Pemilu 2019, KPU Bukittinggi Gandeng PMI Cek Kesehatan Penyelenggara Pilkada 2020

Evaluasi Pemilu 2019 KPU Bukittinggi Gandeng PMI Cek Kesehatan Penyelenggara Pilkada 2020 (Foto: Debi Kurnia/Covesia)

Covesia.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan evaluasi terhadap kegiatan dan seluruh tahapan pemilu 2019 sekaligus buka puasa bersama mitra kerja KPU, Jumat (24/5/2019).

"Seluruh divisi dievaluasi, PPK dan PPS hingga KPPS. Seluruh tahapan dan bidang-bidang kerjanya dibahas satu persatu. Kedepannya kami berharap lebih baik lagi karena dalam gambaran umum tidak ada kendala berarti," ujar Ketua KPU Bukittinggi, Benny Aziz.

Benny Aziz mengungkapkan, salah satu poin evaluasi yang paling disorot adalah aspek kecermatan dan kehati-hatian. 

"Mudah-mudahan tidak ada gugatan ke MK," harapnya.

Pada kesempatan itu, KPU Bukittinggi juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang perlombaan yang digelar pada saat pemungutan suara yaitu lomba selfi.

"Ada sembilan pemenang lomba selfi dengan total hadiah 12 juta rupiah. Lomba tersebut cukup mendapat antusias warga. Lomba itu juga sebagai salah bentuk sosialisasi agar meningkatnya partisipasi pemilih," terang Benny.

KPU Bukittinggi juga menjalin kerjasama dengan PMI untuk menanggulangi bidang kesehatan penyelenggara pemilu.

"Ini perdana KPU menjalin kerjasama dengan PMI. Saat pemungutan dan proses rekapitulasi yang lalu kesepahaman sudah terjalin. Maka diperkuat dengan penandatanganan MoU. KPU pada dasarnya diback-up juga oleh pemda termasuk dinas kesehatan. Karena keterbatasan, maka kami dibantu oleh PMI," jelas Benny Aziz.

Ia menyebutkan pemilu di 2019 ini akan menjadi evaluasi pada pilkada 2020 untuk melakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu sebelum menjadi penyelenggara baik itu, KPPS, PPS, PPK maupun KPU sendiri.

"Nantinya di pilkada 2020, PMI bersedia melakukan pengecekan dengan meletakan satu sorang relawan PMI disetiap kelurahan," ujarnya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga