Arbi Sanit: 'People Power' Darahnya Politik Indonesia

Arbi Sanit People Power Darahnya Politik Indonesia Arbi Sanit (foto Antara)

Covesia.com - Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengatakan istilah people power yang mencuat di ranah politik Indonesia saat ini bukanlah istilah baru, people power sejatinya sudah ada sejak era presiden pertama Indonesia. 

"People power bisa dikatakan darahnya politik Indonesia, karena sudah ada sejak pemerintahan pertama Indonesia setelah merdeka," ujar Arbi Sanit melalui sambungan telepon kepada Covesia, Selasa (21/5/2019).

Menurutnya, people power sudah ada sejak pemerintah pertama Indonesia, saat itu pada masa presiden Soekarno.

"Berakhirnya masa pemerintahan Soekarno karena people power, melalui pemberontakan PKI dan digantikan Presiden Soeharto."

"Berakhirnya pemerintahan Soeharto juga dari people power, yakni melalui reformasi pada tahun 1998," terang Arbi Sanit.

Guru Besar UI itu menjelaskan people power merupakan suatu bentuk kekuatan rakyat yang ditunjukkan kepada pemerintah atas ketidakpuasan rakyat itu sendiri terhadap pemerintahnya. Arbi Sanit menilai people power sudah mendarah daging dalam politik Indonesia.

(dnq)

Berita Terkait

Baca Juga