Polisi: Satu dari Dua Pelapor Kasus Oknum Pegawai Bank BNI Bukan Nasabah

Polisi Satu dari Dua Pelapor Kasus Oknum Pegawai Bank BNI Bukan Nasabah BNI Cabang Bukittinggi. Foto: google maps

Covesia.com - Kepala satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Bukittinggi, Sumbar, AKP Andi Mekuo mengatakan bahwa salah satu dari pelapor kasus penggelapan uang oleh oknum pegawai Bank BNI inisial RM (34), bukanlah nasabah Bank yang bersangkutan. 

"Memang benar ada dua pelapor yang dirugikan dengan terlapor oknum karyawan Bank BNI tersebut. Satu pelapor merupakan nasabah BNI Bukittinggi, yang satu lainnya bukan nasabah," ungkap AKP Andi Mekuo, Senin (20/5/2019).

Dia menjelaskan, salah satu pelapor adalah kenalan dari yang terlapor (RM) yang meminjam uang karena ia itu bukan nasabah, karena yang terlapor minjam uang nasabah untuk nutupi pinjamanya. 

"Yang satu lagi benar memang uang nasabah BNI Bukittinggi," paparnya.

Lebih lanjut, Mekuo menjelaskan laporan dari pelapor dilakukan saat oknum pegawai masih menjabat sebagai pegawai BNI. Sementara, saat ini tidak lagi menjadi karyawan sejak April 2019.

"Yang dilaporkan adalah uangnya digelapkan, tapi kita lagi klarifikasi apakah memang betul uangnya itu digelapkan uang nasabah atau uang pribadi pinjam meminjam. Ini yang lagi kita klarifikasi apakah uang nasabah atau pribadi," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, "Pegawai BNI Bukittinggi Tilap Dana Nasabah Rp 1 Miliar, Polisi: Korban Lebih 2 Orang" 

(deb/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga