Pegawai BNI Bukittinggi Tilap Dana Nasabah Rp 1 Miliar, Polisi: Korban Lebih 2 Orang

Pegawai BNI Bukittinggi Tilap Dana Nasabah Rp 1 Miliar Polisi Korban Lebih 2 Orang Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Satuan reserse dan kriminal (Streskrim) Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) tengah menyelidiki dugaan pengelapan dana nasabah Bank BNI yang diduga dilakukan oleh salah seorang pegawai BNI berinisial RM (34).

RM (34) yang beralamat di Kelurahan Balai Jaring, Kecamatan Payakumbuh, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, diduga telah menggelapkan uang nasabah yang mencapai Rp 1 miliar lebih.

"RM merupakan pegawai BNI Cabang Bukittinggi yang bertugas di bagian marketing atau bagian kredit diduga menggelapkan uang 2 orang nasabah BNI sebesar Rp1 miliar lebih," ungkap Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, Andi Mekuo saat dikonfirmasi Covesia.com, Senin (20/5/2019).

Andi Mekuo menambahkan diperkirakan nasabah yang menjadi korban RM lebih dari 2 orang serta ditambah lagi beberapa karyawan BNI yang menjadi sasaran tindak kejahatannya.

Informasi dari 2 orang nasabah BNI menyebutkan modus yang dilakukan pelaku dengan cara membantu pencairan pinjaman (kredit) di BNI. Setelah dana itu cair pelaku berusaha merayu nasabah agar meminjamkan uang itu untuk keperluan lain dengan berbagai alasan.

Bahkan, pelaku mampu menarik uang pinjaman dari BNI yang sudah berada di rekening nasabah tanpa diketahui pemiliknya. 

"Untuk saat ini, kita masih melakukan klarifikasi untuk kebenaran laporan yang dibuat oleh pelapor. Masih tahap klarifikasi, apakah betul informasi kejadian yang dilaporkan. Apakah ada pidana yang dilaporkan," jelas Kasat Reskrim.

Andi Mekuo menyebutkan saat ini Reskrim Polres Bukittinggi telah menerima laporan dari dua orang nasabah Bank BNI yang melaporlan kasus tersebut.  Namun pihaknya masih melakukan penyelidikan sejauh mana oknum pegawai Bank BNI itu telah berbuat yang merugikan nasabahnya.

(deb/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga