Yenti Garnasih Jawab Tudingan Jika Dirinya Tak Miliki Semangat Antikorupsi: Keterlaluan!

Yenti Garnasih Jawab Tudingan Jika Dirinya Tak Miliki Semangat Antikorupsi Keterlaluan Yenti Ganarsih. Facebook/ Trisaksi Picture

Covesia.com - Terpilih sebagai Ketua Pansel KPK, Yenti Ganarsih dinilai tidak memiliki semangat antikorupsi oleh Masyarakat Sipil Antikorupsi Wilayah Sumatera. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta merombak total nama-nama tersebut. 

Pusako Universitas Andalas Padang, Fitra Riau, Saka, Gerak Aceh, Perkumpulan Integritas, Bhakti UBH dan Jikalahari yang terhimpun dalam Masyarakat Sipil Antikorupsi Wilayah Sumatera menilai, Yenti dan anggota Pansel KPK, Harkristuti Harkrisnowo tidak berpihak pada KPK dan tidak memiliki semangat antikorupsi. 

Hal itu ditandai dengan masuknya Yenti dalam tim perumus RUU KUHP.

"Iya keterlaluan. Begitu mudahnya menyimpulkan sikap orang. Padahal tidak mengikuti pertemuan-pertamuan itu. Dan saya bukan ahli internal tapi external yang diminta tanggapan dalam pembahasan," katanya saat dihubungi Covesia, Senin (20/5/2019). 

Yenti menyebutkan justru dirinya mendukung UU Tipikor tetap ada dan tidak gugur bila RUU KUHP disahkan.

"Lho hanya karena saya jadi ahli, diundang tim RUU KUHP dan menurut Masyarakat Sipil Antikorupsi Wilayah Sumatera RUU KUHP melemahkan, karena memasuk pasal korupsi di bab terakhir dianggap tidak pro pemberantasan? Wah kalau jadi ahli di RUU KUHP langsung dinilai tidak pro pemberantasan korupsi, ya bagaimana itu?" katanya.  

Dia menungkapkan dalam pembahasan, dirinya termasuk yang keberatan ada delik khusus masuk RUU KUHP. 

"Dan saya tetap berharap yaitu korupsi tidak dicabut jadi tetap berlaku lex specialist derogat legi genarallie. Jadi di mana melemahkannya?" kata Yenti. 

Ketua Masyarakat Hukum Pidana dan Krimonologi (Mahupiki) itu mengatakan RUU KUHP tidak melemahkan KPK, terutama dalam kacamata hukum pidana.

"Semua orang pidana tahu itu tidak melemahkan. Entah kalau dilihat dari kacamata hukum lain atau ilmu lain. Saya orang pidana, saya tetap berharap," pungkas Yenti.

Berikut susunan keanggotaan Pansel Capim KPK:

Ketua merangkap anggota:

Dr. Yenti Ganarsih, S.H., M.H.

Wakil ketua merangkap anggota:

Prof. Dr. Indriyanto Senoadji, S.H., M.H.

Anggota:

  1. Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo
  2. Prof. Dr. Marcus Priyo Gunarto, S.H., M.Hum.
  3. Prof. Dr. Hamdi Moeloek
  4. Dr. Diani Sadia Wati, S.H., LL.M.
  5. Dr. Mualimin Abdi, S.H., M.H.
  6. Hendardi, S.H.
  7. Al Araf, S.H., M.T.

(lif/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga