Tilap Uang Hingga Miliaran, Begini Modus Oknum Karyawan BRI Cabang Payakumbuh Beraksi

Tilap Uang Hingga Miliaran Begini Modus Oknum Karyawan BRI Cabang Payakumbuh Beraksi Ilustrasi

Covesia.com - Oknum karyawan Bank BRI Cabang Payakumbuh, AG, ditangkap Kejaksaan Negeri Payakumbuh sekaitan dugaan kasus penggelapan dan korupsi di Bank BUMN itu. Kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan AG ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Nur Tamam sebelumnya menyebut telah melakukan penahanan oknum Karyawan Bank BRI Payakumbuh Unit Nusantara Barat Koto Nan Ampek karena telah melakukan penggelapan dana nasabah dan korupsi uang Bank BRI. Praktik ini telah berlangsung sejak tahun 2018 yang ditaksir berjumlah miliaran rupiah.

Nur Tamam menjelaskan, ada tiga modus yang digunakan AG untuk 'menyikat' uang nasabah dengan cara haram. 

"Pertama AG membujuk nasabah untuk mengambil kredit di Bank BRI, namun setelah dana tersebut cair, jumlah pinjaman dikurangi dengan cara membuat dokumen palsu," sebutnya.

Yang kedua, menggelapkan setoran nasabah yang tidak dimasukkan ke kas bank BRI.

"Yang terakhir mengambil jaminan pinjaman nasabah tanpa sepengetahuan pimpinan. Kemudian menjadikan boroh untuk pinjaman ke bank tanpa sepengetahuan si nasabah," lanjutnya.

Nur mengatakan, AG dijerat pasal 2 dan 3 UU no 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi (Tipikor) karena sudah merugikan negara. 

"Pasalnya, BRI adalah BUMN yang mendapatkan subsidi oleh negara,” kata Nur Tamam.

Namun untuk memastikan berapa jumlah kerugian negara akibat ulah AG ini, Nur Tamam belum bisa menjawab karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari BPKP.

“Kami masih menunggu hasil dari BPKP. Berapa angka kerugian negara. Jika sudah keluar hasilnya, kemungkinan kasus ini sudah bisa dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Ilham menyebutkan pihaknya sudah mengetahui kasus oknum karyawan BRI yang melakukan penggelapan dana nasabah dan korupsi uang bank BRI cabang Payakumbuh. Namun, sampai saat ini baru satu korban yang melapor ke Polres Payakumbuh.

“Ada satu yang melaporkan dugaan penggelapan dana dengan terlapor AG pada Maret 2019. Korban merasa dirugikan sekitar Rp 20 juta,” kata Ilham kepada wartawan, Jumat (17/05/2019).

Saat ini, Polres Payakumbuh sedang memeriksa terlapor dan pelapor terkait kasus ini, serta memanggil beberapa orang saksi dalam proses penyiapan proses perkara.

(agg/rdk)

Baca: Polisi: Baru Satu Korban Melapor Soal Kasus Penggelapan Dana di BRI Payakumbuh

Baca: Oknum Karyawan BRI Gelapkan Miliaran Uang Nasabah untuk Judi Online

Baca: Dugaan Penggelapan dan Korupsi, Oknum Pegawai BRI Payakumbuh Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Berita Terkait

Baca Juga