Aksi Damai Diskualifikasi Jokowi Dimulai 20-22 Mei, BPN: Insyaallah Banyak yang Hadir

Aksi Damai Diskualifikasi Jokowi Dimulai 2022 Mei BPN Insyaallah Banyak yang Hadir Foto: Dok Covesia/ Primadoni

Covesia.com - Massa pro Prabowo Subianto berencana menggelar aksi damai meminta KPU mendiskualifikasi capres nomor urut 01 Joko Widodo. Aksi damai akan dimulai pada 20 hingga 22 Mei mendatang.

Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Titiek Soeharto menyebut aksi ini akan berlangsung damai tanpa ada kericuhan.

"Tentunya kita akan kelihatannya demo damai, tidak tanpa kekerasan, mungkin kita duduk aja sampai aparat, ini kan selama ini kita kaya dicuekin aja nih kita udah teriak-teriak pemilu curang, DPT ganda, DPT bermasalah, yang meninggal begitu banyak, kita sudah menyuarakan itu. Tapi kok kayaknya dicuekin aja, nah ini bentuk dari protes kita kita nanti akan melakukan demo damai," ujar Titiek usai menghadiri deklarasi 'gerakan kedaulatan rakyat' di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2019).

Terkait seberapa banyak massa aksi, Titiek tidak menjelaskan secara perinci. Namun, dia punya perkiraan massa yang akan datang.

"Tanggal 21, 22, mungkin 20, 21, 22 Mei, insyaallah banyak (massa yang hadir), tidak seperti 212, tapi cukup banyaklah, kalau pemerintah mengerahkan aparat 160 ribu TNI, 100 sekian ribu polisi, insyaallah massa kita lebih dari itu," katanya.

Dia menegaskan aksi ini akan berlangsung damai sampai sejauh aparat tidak melakukan kekerasan kepada peserta aksi. Dia juga menyebut tempat aksi ini kemungkinan ada di beberapa titik, salah satunya tempat yang dipertimbangkan adalah Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Saya rasa ada beberapa titik, mungkin juga di Bundaran HI," jelasnya.

Terkait tujuan aksi ini, Titiek menyebut aksi ini digelar untuk menuntut lembaga pemilu mendiskualifikasi Jokowi-Ma'ruf di pilpres 2019. Dia meminta agar Jokowi dia karena merasa dicurangi.

"Harapannya didiskualifikasi, mana yang curang? Petahana yang curang. Ini harus didiskualifikasi," tegasnya.

Sumber: detikcom

Berita Terkait

Baca Juga